Makan Siang Gratis

Siapa Dadan Hindayana? Kepala BGN Sebut Daun Kelor Opsi Pengganti Susu di Menu Makan Bergizi Gratis

Siapa Dadan Hindayana? BGN, Dadan Hindayana yang menyebut daun kelor akan menjadi alternatif pengganti susu dalam program makan makan bergizi gratis

Editor: Mareza Sutan AJ
Istimewa
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana 

Artinya, setiap tahun Indonesia kehilangan potensi produksi sekitar 330 ton atau bisa memberi makan 2,8 juta jiwa.

Ia pun berharap surat keputusan turunan dari Undang-Undang No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan segera dikeluarkan agar tak terjadi peralihan fungsi lahan.

 

Baca juga: Jalan Rusak Akibat Proyek Tol, Warga Pijoan Muaro Jambi Tanam Pohon Pisang

Baca juga: Polres Merangin Komitmen Jaga Kondusivitas, Keamanan, dan Kerukunan dalam Perayaan Natal 2024

 

Tak Semua Anak Sekolah Dapat Susu

Dadan, dalam sebuah kesempatan menyampaikan, nantinya dalam program makan bergizi gratis ini tidak semua anak akan mendapat susu dalam menu mereka.

Hal itu menginat penyaluran susu untuk program pemerintah ini akan diberikan ke daerah-daerah yang terdapat sentra sapi perah. 

“Susu itu akan diberikan di daerah-daerah yang memang di situ daerah peternakan. Kalau bukan di daerah peternakan kan, tidak usah dipaksakan,” ujar Dadan saat ditemui usai rapat koordinasi terbatas di kantor Kemenko Pangan, Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2024), dilansir dari Tribunnews.

Sebagai alternatif, untuk daerah lain yang bukan sentra sapi perah, nantinya anak-anak akan mendapatkan lauk lain sebagai pengganti protein dan kalsium.

Opsi menu pengganti menu tersebut yakni telur dan daun kelor.

"Cukup bisa diganti dengan telur. Kalsiumnya bisa dengan kelor. Yang jauh dari susu dan logistiknya susah, ya tidak usah dipaksakan. Bisa ada (diganti) telur, bisa kelor,” ujar Dadan.

Dadan menambahkan, program makan bergizi gratis ini akan menjangkau sekitar 3 juta penerima manfaat, dan pelaksanaannya mulai dilakukan secara bertahap mulai 6 Januari 2025.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian juga menyebutkan bahwa menu susu sapi dalam program makan bergizi gratis akan diberikan di daerah-daerah sentra sapi perah atau daerah yang memiliki stok susu segar mencukupi untuk program tersebut.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, usai rapat dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2024).

“Disampaikan untuk minum susu, tentu menu ini untuk daerah-daerah yang ketersediaan susunya ada,” kata Agung kepada wartawan usai rapat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved