Berita Viral

Viral Bayi 2 Tahun di Balikpapan Diduga Dilecehkan Bapak Kos, Muncul Bercak di Mulut Bayi

Viral balita berusia 2 tahun di Balikpapan, Kalimantan Timur, diduga jadi korban pelecehan bapak kos.

Editor: Suci Rahayu PK
Kolase Instagram
Seorang balita berusia 2 tahun di Balikpapan, Kalimantan Timur, diduga jadi korban pelecehan bapak kos viral 

TRIBUNJAMBI.COM — Viral balita berusia 2 tahun di Balikpapan, Kalimantan Timur, diduga jadi korban pelecehan bapak kos.

Sang ibu menceritakan awal mula dirinya mencurigai sang anak jadi korban perbuatan bejat sang bapak kos.

Wanita asal Palembang ini mengaku kos di rumah terduga pelaku sudah dua tahun lamanya.

Menurut sang ibu, pelaku dan keluarganya selama ini baik kepada ia dan anaknya.

Bahkan korban selama ini sudah dianggap seperti cucu sendiri oleh pelaku.

Namun pada September 2024, sang ibu mulai curiga karena putrinya yang masih balita itu mengeluh sakit dan perih sambil menunjuk alat vitalnya.

Lalu pada tanggal 1 Oktober 2024, sang anak kembali mengeluhkan hal yang sama.

Baca juga: Daftar UMK 2025 se-Provinsi Jawa Barat - Tertinggi Upah Minimum Bogor Rp 5.690.752

Baca juga: Pameran Yos Sudarso Dibatalkan Gara-gara Lukisan Mirip Jokowi

“Terakhir malem main ke sana 1 Oktober pun anak saya ngeluh sakit sambil pegang pipisnya,” tulis sang ibu di akun Instagram @korbanorangbiadap.

“2 Oktober saya baru sadar ada bercak merah di mulut anak saya, besoknya tanggal 3 saya periksa ke dokter anak dan dokter umum,” tutur dia lagi.

Menurut sang ibu, berdasarkan pemeriksaan dokter ada iritasi dan luka lecet di organ intim korban.

“Dan ada lendis seperti keputihan berbau amis, jadilah kita disarankan ke dokter Bhayangkara, tapi RS Bhayangkara menolak karena harus berlandaskan surat kepolisian,” tulisnya.

Akhirnya ia membawa anaknya untuk dilakukan visum di RS Kanujoso dan bertemu dengan dokter forensik pada tanggal 4 Oktober 2024.

Menurut sang dokter, korban memiliki luka robek di miss v pada 4 bagian, dan luka terakhir kisaran 2/3 hari.

“Itu pas bgt karena terakhir anak saya ke rumah mereka itu tanggal 1 Oktober kemarin, kemungkinan sudah berulang kali terjadi lebih dari 4 kali,” ujarnya lagi.

Saat itu korban langsung diarahkan untuk membuat laporan ke Polda Kaltim.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved