Berita Selebritis

Gus Miftah Meminta Maaf kepada Penjual Es Teh Sunhaji Setelah Teguran Presiden Prabowo

Gus Miftah, mendapat teguran dari Presiden Prabowo Subianto setelah guyonannya kepada Sunhaji, seorang penjual es teh.

Penulis: Nurlailis | Editor: Nurlailis
Ist
Gus Miftah Ditegur Presiden 

TRIBUNJAMBI.COM - Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang dikenal sebagai Gus Miftah, mendapat teguran dari Presiden Prabowo Subianto setelah guyonannya kepada Sunhaji, seorang penjual es teh.

Teguran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga nilai-nilai kesopanan dan penghormatan terhadap masyarakat.  

Dalam video klarifikasi yang diunggahnya, Gus Miftah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Baca juga: Presiden Prabowo Tegur Gus Miftah atas Insiden Olok-Olok Penjual Es Teh

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Saya Miftah Maulana Habiburrahman, menanggapi yang viral hari ini. 

Yang pertama, dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kekhilafan saya. 

Saya memang sering bercanda dengan siapapun. 

Maka untuk itu, atas candaan kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung dan mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya. 

Kemudian yang kedua, saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini yang merasa terganggu dengan candaan saya yang dinilai oleh masyarakat mungkin berlebihan. Untuk itu, saya minta maaf," ucapnya dilansir dari YouTube Intens Investigasi, (5/12/2024). 

“Ini juga merupakan introspeksi bagi saya untuk lebih berhati-hati berbicara di depan publik dan masyarakat. 

Saya juga sudah ditegur oleh Bapak yang hari ini berada dari untuk lebih berhati-hati menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum. 

Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," tutupnya.  

Baca juga: Rangkul Penjual Es Teh Sunhaji, Gus Miftah Minta Maaf Secara Langsung

Pertemuan Langsung dengan Sunhaji  

Sebagai langkah nyata, Gus Miftah menemui Sunhaji secara langsung di Grabag, Kabupaten Magelang, untuk meminta maaf atas guyonannya yang dianggap berlebihan.  

“Yang saat itu niatnya guyon tapi disalahpresepsikan. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved