Kunci dan Jawaban
Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 135, Kepemimpinan Bani Abbas di Baghdad
Kunci jawaban kelas 8 SMP mata pelajaran Pendidikan Agama Islam atau PAI Kurikulum Merdeka halaman 135.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Simak kunci jawaban kelas 8 SMP mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kurikulum Merdeka halaman 135.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar!
1. Bani Abbas berhasil mengembangkan Daulah Abbasiyah setelah berhasil merebut kekuasaan dari Daulah Umayah. Mengapa mereka melakukan hal itu?
2. Daulah Abbasiyah berhasil mengembangkan kota Baghdad sebagai pusat peradaban dunia. Bagaimana cara mereka melakukannya?
3. Daulah Abbasiyah berhasil mengembangkan Bayt al-Hikmah sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia. Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan keberhasilan itu?
4. Di balik keberhasilan Daulah abbasiyah mencapai masa keemasan, terdapat keharmonisan intelektual atar umat beragama. Bagaimanakah gambaran keharmonisan tersebut?
5. Keteladanan apakah yang bisa diambil dari keharmonisan intelektual antar agama untuk kehidupan kebangsaan di Indonesia?
Jawaban
Bani Abbas merebut kekuasaan dari Daulah Umayah karena ketidakpuasan terhadap pemerintahan Umayah yang dianggap tidak adil, serta adanya dukungan kuat dari kalangan keturunan Nabi Muhammad dan masyarakat non-Arab. Mereka ingin menciptakan pemerintahan yang lebih inklusif dan memperbaiki kondisi sosial-politik saat itu.
2. Daulah Abbasiyah mengembangkan Baghdad sebagai pusat peradaban dunia dengan membangun infrastruktur yang megah, mempromosikan perdagangan, serta mendatangkan ilmuwan dan intelektual dari berbagai belahan dunia. Mereka mendirikan berbagai lembaga pendidikan dan pusat kebudayaan yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan.
3. Keberhasilan Bayt al-Hikmah sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia didorong oleh faktor-faktor seperti dukungan pemerintah Abbasiyah yang besar terhadap ilmu pengetahuan, kerjasama antara ilmuwan Muslim dan non-Muslim, serta terjemahan karya-karya klasik Yunani dan Romawi yang memperkaya sumber pengetahuan yang ada.
4. Keharmonisan intelektual antar umat beragama di masa keemasan Daulah Abbasiyah terlihat dari kolaborasi antara Muslim, Kristen, dan Yahudi dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, terutama di pusat-pusat pendidikan seperti Bayt al-Hikmah, di mana mereka saling berbagi ide, menerjemahkan karya-karya, dan mengembangkan ilmu pengetahuan bersama.
5. Keteladanan yang dapat diambil dari keharmonisan intelektual antar agama untuk kehidupan kebangsaan di Indonesia adalah pentingnya sikap saling menghormati dan bekerja sama dalam keragaman, serta mengedepankan dialog dan pertukaran ilmu sebagai sarana untuk mencapai kemajuan bersama, tanpa memandang perbedaan agama atau suku.
Disclaimer
1. Pembahasan di atas hanya sebagai referensi belajar.
2. Soal di atas merupakan pertanyaan terbuka. Artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku di atas.
3. Artikel ini tidak mutlak menjamin kebenaran jawaban. Siswa dapat mengembangkan jawaban yang lebih baik.
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 162, Cara Menjadi Ummatan Wasatan
| Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 Halaman 135 : Sistem Pernafasan Manusia |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 150 : Puisi Amir Hamzah "Laut" |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 116 : Cerpen “Hatarakibachi” |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 138, Teks Eksplanasi Berpola |
|
|---|
| Kunci Jawaban Seni Budaya Kelas 9 Halaman 164 : Seni Grafis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Belajar-mengajar-88.jpg)