Berita Jambi

Fatan Tewas Diduga Dikejar Geng Motor Kota Jambi, Ayah Minta Polisi Ungkap Kebenaran

Blaar... Benturan keras terjadi. Satu orang pengendara yang jatuh terlihat bisa berdiri, sementara yang lain diam saja.  Dua orang tewas

Penulis: Rifani Halim | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/Herupitra
ILUSTRASI geng motor di Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa kecelakaan maut di Jambi terekam CCTV. Sepeda motor itu melaju kencang, melenceng ke kiri keluar jalan aspal, naik trotoar lalu menabrak tembok ruko. 

Blaar... Benturan keras terjadi. Satu orang pengendara yang jatuh terlihat bisa berdiri, sementara yang lain diam saja. 

Begitu kecelakaan terjadi, pengendara sebuah sepeda motor di belakangnya yang juga berboncengan, langsung memutar arah kendaraan,.

Dua remaja di Kota Jambi tewas setelah menabrak tembok, pada Kamis (21/11/2024) sekitar pukul 05.00 WIB

Peristiwa kecelakaan maut di Jambi itu terjadi di Jalan Husni Thamrin, tepat di depan Optik Citra, Kelurahan Orang Kayo Hitam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

Mereka berboncengan empat di sepeda motor, diduga dikejar kelompok geng motor di Kota Jambi

Indra, orang tua korban, meminta kepolisian mengusut peristiwa yang mengakibatkan Fatan (15) warga Kelurahan Solok Sipin, meninggal dunia. 

"Tolonglah diusut yang sebenarnya, apa memang kecelakaan, apa anak saya ini macam mana. Saya butuh itu yang pasti," kata Indra. 

Di jenazah Fartan, sang ayah menemukan luka sabetan senjata tajam.

Luka di bagian dada itu berwarna merah.

Kemudian, wajah Fatan bengap

"Ini benggap ini," kata Indra sambil menujuk wajah. 

"Kalau memang dia kena benturan, palingan memar dibagian ini," sambung Indra. 

Dia bilangg, kematian Fatan jangan sampai dibilang tawuran atau kecelakaan lalu lintas. 

Menurut Indra, dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, Fatan dan ketiga temannya dikejar dari belakang. 

"Di kejar dari belakang. Apa dia ini terbentur (tembok), sudah berkelahi dulu atau tawuran dulu, baru dia lari. 

Usutlah bagaimana caranya, jangan diam-diam seperti ini.

Saya dak terima," kata Indra. 

"Jujur saya bisa bergerak sendiri. Jangan polisi buat laporan sudah itu tutup.

Anak saya mati, sampai sekarang saya belum ikhlas," tambah Indra. 

Polisi Bilang Kecelakaan Tunggal

Kasat Lantas Polresta Jambi, Kompol Aulia Rahmad, mengatakan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal. 

Saat itu, korban berboncengan empat mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.

Sepeda motor meluncur dari arah Simpang Bata ke arah BTN Bawah dengan kecepatan tinggi.

"Sesampainya di dekat Optik Tiara, SPM (sepeda motor) hilang kendali, kemudian olen, menaiki trotoar dan menabrak tembok pembatas ruko, yang berada di bahu jalan sebelah kiri arah tempuhnya," kata Kompol Aulia, Jumat (22/11/2024).

Dua penumpang sepeda motor meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. 

Sementara, dua orang penumpang lain mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia bernama M Fadil Agus Tiono (15). Dia mengalami luka robek di kepala.

Kemudian M Saktya Fatah (15) meninggal dalam kondisi  luka robek kepala dan luka memar di mata.

Korban luka-luka, yaitu pengendara motor DS (16) yang luka lecet pada bibir, dada lecet, dan tangan lecet. 

Penumpang berinisial RBJ (14) mengalami luka lecet di kaki, dan memar di dada.

"Kita sudah mendatangi TKP, olah TKP, dan mengamankan barang bukti di Unit Gakkum Satlantas Polresta Jambi," tutup Aulia.

Kapolresta Jambi, Kombes Eko Wahyudi, mengatakan peristiwa itu kecelakaan tunggal.

"Kejadiannya jam 5 pagi. Korban menggunakan roda dua Honda Beat dengan berbonceng empat," katanya.

Kejadian kecelakaan di Jambi itu terekam CCTV.

Terlihat, pengendara dalam kecepatan tinggi menabrak trotoar jalan, hingga menabrak tembok ruko.

Dalam video CCTV yang beredar, di belakang sepeda motor korban, ada sepeda motor lain yang tengah mendekati mereka. 

Setelah sepeda motor korban menabrak tembok dengan kencang, terlihat pengendara motor yang berada di belakang korban memutar arah.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. 

Kapolresta Jambi belum memastikan apakah korban saat itu dikejar geng motor atau tidak.

"Terkait itu, kita masih selidiki. 

Memang ada beberapa kendaraan yang melintas pada saat itu. 

Kondisi jam 5 lewat ada beberapa kendaraan yang mau pergi ke pasar," ujarnya. (tribun jambi/rifani halim)

Baca juga: 4 Berita Populer Jambi, Teka-Teki Siswi di Kerinci Jambi Meninggal di Kamar Leher Membiru

Baca juga: 10 Ribu, Bandingkan Makanan Siswa SMA TT Jambi yang Dinilai Tak Layak Konsumsi vs di Warung

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved