Orang Tua Siswa Protes Makanan SMA TT

Pasca Video Protes Makanan di SMA Titian Teras Jambi Viral, Orangtua Siswa Pilih Bungkam

Wali murid di SMA Titian Teras H Abdul Rahman Sayuti Jambi memilih bungkam pasca video protes makanan viral di sosial media. 

Penulis: tribunjambi | Editor: Suci Rahayu PK
Tribun Jambi
Headline halaman Makalam koran Tribun Jambi edisi Rabu, 20 November 2024 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wali murid di SMA Titian Teras H Abdul Rahman Sayuti Jambi memilih bungkam pasca video protes makanan viral di sosial media. 

Bahkan saat salah satu wali murid hubungi Tribun menolak untuk menceritakan kronologi kejadian dan apa yang mereka keluhkan terhadap fasilitas di sekolah tersebut.

Namun mereka mempertanyakan isi berita yang menurut mereka tidak sesuai dengan tuntutan.

"Saya sudah sampaikan di grub dan kami memutuskan tidak menggunakan hak jawab," ujar satu diantara wali murid, Senin (18/11/2024) malam.

Dia kemudian mengatakan hal ini sesuai instruksi ketua wali murid yang khawatir merusak citra SMA Titian Teras.

"Kata ketua wali murid, apabila nanti saling sahut malah menurunkan citra sekolah aja sedangkan masalah gak selesai," ujarnya.

Baca juga: Berapa Bajet Makan Siswa SMA Titian Teras Jambi? Viral Usai Menu Tak Layak dan Porsinya Sedikit

Baca juga: SMA Titian Teras Jambi Bakal Diaudit, Vendor Makanan Akan Tempuh Jalur Hukum Pasca Viral

Sementara itu, video protes wali murid tersebut tersebar luas di sosial media yang mengeluhkan menu makanan yang tidak layak dan menuntut pergantian catering beberapa waktu lalu.

Sesuai viral, Kepala Sekolah Titian Teras H Abdul Rahman Sayuti, Karnama membantah makanan yang diberikan ke siswa dalam kondisi tidak layak makan. Ia juga memastikan tidak ada makanan yang tidak layak, seperti dalam video viral beberpa waktu lalu.

Hal ini karena pihak sekolah terus melakukan kontrol terhadap makanan yang di berikan kepada siswanya setiap hari. 

"Kami memastikan tidak ada masalah dalam pemberian makanan ke siswa karena kami juga kontrol dan makan makanan yang sama," ujarnya Senin (18/11).

Kata dia, dalam menentukan pihak ketiga (catering.red) dilakukan secara lelang terbuka yang disepakati secara bersama berbagai pihak terkait termasuk komite sekolah. Kemudian terus dilakukan kontrol dan evaluasi secara berkala untuk memastikan kondis makanan dalam kondisi baik.

"Jadi banyak pihak yang terlibat untuk menentukan pihak ketiga dalam mendistribusikan makanan begitu juga kontrol secara berkala," jelasnya.

Karnama menjelaskan siswa TT ada sekitar 700 lebih, sedangkan yang melakukan protes hanya beberapa orang saja. Sementara itu, untuk satu menu bajetnya sebesar Rp 10.000 perporsi. 

Baca juga: Rabu Dini Hari hingga Pagi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Kembali Meletus

Baca juga: Viral ART Berani Pakai Baju Majikan untuk Ngonten, Kini Dilaporkan ke Polisi

"Jadi bajet kita itu Rp 30.000 perhari untuk tiga kali makan," ungkapnya 

Dia mengatakan dengan anggaran tersebut tentu tidak bisa menghadirkan menu makanan mewah, namun pihaknya memastikan untuk kandungan gizi stiap makan tetap berimbang. "Jadi catering kita itu sudah dilengkapi dengan ahli gizi dan menu makanan yang di jadikan juga sudah seimbang," ungkapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved