Berita Viral

Nasib Petugas Lapas Tanjung Raja yang Viralkan Napi Pesta di Sel, Kini Dimutasi ke OKU

Bagaimana nasib petugas Lapas viralkan video sejumlah narapidana yang diduga pesta sabu di dalam sel tahanan di Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatra Selat

Editor: Suci Rahayu PK
ig/fakta.indo
Tangis Robby Adriansyah petugas Lapas Tanjung Raja, Ogan Ilir, pecah mengaku dimutasi setelah memviralkan sejumlah napi diduga pesta sabu di dalam sel., minta keadilan ke Presiden Prabowo 

TRIBUNJAMBI.COM - Bagaimana nasib petugas Lapas viralkan video sejumlah narapidana yang diduga pesta sabu di dalam sel tahanan di Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatra Selatan?

Petugas lapas bernama Robby Adriansyah kini dimutasi usai videonya viral.

Dikutip dari TribunSumsel, petugas Lapas Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan itu meluapkan kekecewaannya usai viralkan dugaan napi pesta sabu di dalam sel.

Tangis Robby Adriansyah pecah mengaku dimutasi ke Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan.

Robby beralasan memviralkan video tersebut demi menegakkan kebenaran.

"Bantu saya, saya ingin menegakkan kebenaran, kenapa yang dibahas saya yang bermasalah, bahas saja kenapa video itu bisa ada, handphone bisa, sabu bisa ada, siapa semua milik punya," kata Robby Adriansyah menitikan air mata meminta keadilan.

"Bapak Presiden Prabowo Subianto, bantu saya pak, ini emosi saya sudah gak tahan ini pak, saya sampai meneteskan air mata demi Indonesia maju bapak, tidak demi kepentingan pribadi, saya berani maju karena saya merasa benar, saya yakin bapak Prabowo membela yang benar," bebernya.

Baca juga: Ini Identitas 7 Tahanan dan Narapidana yang Kabur dari Rutan Salemba

Baca juga: Vendor Catering SMA Titian Teras Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Video Viral

Selain itu, Robby juga membantah pernyataan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumsel yang menyebutnya masih kecanduan narkoba saat tugas di Rupbasan.

Lewat video yang disebar melalui media sosial, Robby menyampaikan klarifikasinya.

"Video ini saya tujukan kepada Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumsel yang berargumen di media bahwa saya dibilang masih positif (narkoba) di Rupbasan," kata Robby.

"Tolong Bapak jelaskan, buktinya mana? Positif apa? Kenapa Bapak tidak langsung tunjukkan ke media, berikan info, apakah saya positif sabu, ekstasi, metamin atau amfetamin atau marijuana? Saya benar positif, tapi positif benzo," tutur Robby.

Benzo adalah obat penenang yang biasanya digunakan dalam pengobatan gangguan kecemasan atau serangan panik.

"Saya ada riwayat penyakit. Saya diberi obat oleh dr. Abdullah Shahab di Rumah Sakit Ernaldi Bahar," ungkap Robby.

"Pernyataan Bapak di media seolah-olah mencondongkan (menyudutkan) saya, merugikan nama baik saya."

"Saya menyebar video ini demi Lembaga Pemasyarakatan yang saya cintai ini. Semoga lembaga ini harum dan dipercaya 100 persen oleh masyarakat."

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved