Suku Anak Dalam Keracunan Massal

2 SAD Tebo Meninggal karena Keracunan, Dinkes Kirim 3 Sampel ke Laboratorium Jambi untuk Diperiksa

Delapan warga Suku Anak Dalam (SAD) keracunan setelah makan madu klanceng yang diambil dari hutan.

|
Penulis: Sopianto | Editor: Rohmayana
Tribunjambi.com/Sopianto
2 SAD di Tebo Jambi Meninggal Dunia Setelah Makan Madu Klanceng dari Hutan 

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA TEBO- Delapan warga Suku Anak Dalam (SAD) keracunan setelah makan madu klanceng yang diambil dari hutan.

Dari 8 orang itu 2 diantaranya sampai meninggal dunia dan sudah di makam kan di kampung halaman nya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/11) di Dusun Sentano, Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo.

Dinas Kesehatan akan mengirimkan tiga sampel untuk diuji di Laboratorium Jambi untuk mengetahui apa penyebab warga SAD itu keracunan.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Ari Setiawan mengatakan, hari ini Dinkes kirim tiga sampel untuk di uji ke Laboratorium Jambi, Rabu (13/11).

"Ada 3 sampel yang dikirimkan ke Jambi pertama makanan, media kayu, sisa madu yang dikonsumsi itu," katanya.

Lanjut kata Kabid, di Labkesda Jambi akan diperiksa bakterilogi kimia nya, pihaknya juga menunggu hasil pemeriksaan itu.

"Kita tunggu saja hasil nya, apakah ini efek bakterilogi atau kimia kita juga belum tahu," ujarnya.

Untuk pemeriksaan kimia biasa nya tiga hari namun pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan itu.

Baca juga: 2 Suku Anak Dalam di Tebo Jambi Meninggal Dunia Setelah Makan Madu Klanceng dari Hutan

Baca juga: Breaking News - 3 Anak SAD di Tebo Diduga Keracunan Usai Makan Telur Semut, 2 Meninggal

2 Orang SAD di Tebo Meninggal Dunia Setelah Makan Madu Klanceng
2 Orang SAD di Tebo Meninggal Dunia Setelah Makan Madu Klanceng (Tribunjambi.com/Sopianto)

Ari mengatakan, informasi awal yang didapat dari keluarga korban adalah salah satu keluarga yang mendapat makanan dari hutan (Red-Madu Klanceng) setelah sekitar 20 menit korban mengeluh pusing.

"Ada 8 orang yang mengkonsumsi makanan, anak-anak ada 3 orang, 5 orang dewasa," ujarnya

Dari 3 orang ini, 1 orang sempat kritis di dan diberikan pertolongan medis di Klinik Bidan Dwinta KM 26 namun dua orang ini meninggal sebelum tim Puskesmas datang ke lokasi.

"2 orang belum sempat penanganan tim medis," ujarnya.

Hingga saat ini Dinas Kesehatan belum bisa menyimpulkan penyebab pasti 8 orang warga SAD keracunan. (TRIBUNJAMBI.COM/SOPIANTO)

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved