Berita Bungo
Pemprov Jambi Bangun SMK TT di Bungo untuk Siswa Kurang Mampu , Biaya Ditanggung Pemerintah
Kasubag Program Disdik Provinsi Jambi, Mardianis mengungkapkan, di tahun 2024 ini pemerintah Provinsi Jambi telah merealisasikan sekolah.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi mengungkapkan realisasi pembangunan di tahun 2024, diantaranya mengenai pembangunan pendidikan di Provinsi Jambi.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Program Disdik Provinsi Jambi, Mardianis mengungkapkan, di tahun 2024 ini pemerintah Provinsi Jambi telah merealisasikan sekolah yang mengedepankan asas masyarakat kurang mampu.
Yakni, mengaktifkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Titian Teras (TT) di Kabupaten Bungo. SMK TT ini diperuntukan bagi siswa kurang mampu di seluruh Provinsi Jambi.
“SMK Titian Teras baru diterima oleh Dinas Pendidikan pada awal Juli tahun 2024 ini, Sekolah ini diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu,” kata Mardianis saat di sambangi di kantornya, Selasa (12/11/24).
“Ini adalah program pertama (Pemprov Jambi,red), walau berlokasi di Bungo,” ujarnya.
Ia mengatakan, di tahun 2024 ini SMK TT sudah berjalan atau aktif, sudah melakukan perekrutan pertama untuk siswa/i. Adapun sejumlah siswa/i yang terdaftar kini sudah mengikuti proses belajar mengajar.
“Di kelas 1 itu ada sekitar 70 orang, 70 siswa itu kita sekolahkan tanpa dipungut biaya, sesuai dengan vokasi yang sejalan dengan keputusan dari Pak Prabowo untuk lebih unggul dalam kejuruan,” bebernya.
Baca juga: Pembangunan Sekolah di Sarolangun Lambat, Terkendala Keterlambatan Anggaran
Baca juga: Dinas Pendidikan Sarolangun Catat Dua Proyek Sekolah Pakai DAK 2024 Melebihi Target
Untuk anggara SMK TT sendiri, disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan, untuk pertahunnya sekitar Rp 2 miliar.
“Karena ini baru masuk, baru satu semester, dari Juli sampai Desember sekitar Rp 600 juta (yang disalurkan,red), dan nanti kita lihat perkembangan siswanya,” bebernya.
“Mereka juga tinggal di asrama, makanan, minuman, juga baju atau seragamnya itu juga kami tanggung, beserta fasilitas lainnya,” jelasnya.
Ia memastikan semua anak-anak di Provinsi Jambi dapat mendaftar dan belajar di SMK TT, namun untuk mendapatkan sekolah bebas biaya hanya diperuntukan bagi mereka yang terdata miskin.
“Lokasinya memang disana tapi kita akan merekrut di semua daerah. Bagi mereka yang ingin masuk kita memiliki DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dari kementerian sosial, dan data P3KE (Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim). Meski kepala sekola yang mengusulkan kalau dia tidak terdaftar maka dia tidak bisa bebas biaya,” pungkasnya.
Ia mengatakan bagi siswa yang kategori mampu yang ingin mengikuti proses belajar mengajar di SMK TT, maka semua biaya selama proses belajar mengajar di tanggung sendiri.
“Kemudian ada siswa yang kategori mampu, mereka tanggung sendiri biayanya, baik makan minumnya, baju, apo gitu,” ujarnya.(Tribunjambi.com/ M Yon Rinaldi)
Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News
Jadwal Pelantikan 983 PPPK Tahap 2 2024 Kabupaten Bungo Jambi, Dijadwalkan Akhir September |
![]() |
---|
4 Mobil Pelansir BBM di Bungo Diamankan Polisi, Kapolres: Merugikan Negara dan Masyarakat |
![]() |
---|
Diduga Dipakai Melansir BBM Bio Solar, 4 Mobil Diamankan Polres Bungo dari SPBU |
![]() |
---|
Nama Kasat Lantas dan 2 Kapolsek di Polres Bungo yang Dimutasi |
![]() |
---|
Kasus DBD di Bungo Turun, Januari–Juli 2025 Tercatat 52 Kasus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.