Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores NTT Meletus Lagi Kamis Siang

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meletus pada Kamis (7/11/2024) siang.

Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur meletus dahsyat siang ini, Kamis, 7 November 2024. 

TRIBUNJAMBI.COM - Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meletus pada Kamis (7/11/2024) siang.

Suara gemuruh menggetarkan Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur.

Muntahan abu vulkanik dari kawah Gunung Lewotobi Laki-laki Level IV (Awas) itu tampak membumbung tinggi.

Kepulan asap hitam tebal membalut seluruh badan gunung di bagian tenggara Pulau Flores itu.

Dikutip dari Tribunflores.com, terlihat ibu-ibu memikul boks berisi pakaian dan dokumen sambil menangis.

Aktivitas erupsi dipantau dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, berjarak sekira 7 kilometer dari pusat letusan.

Lewat pengeras suara, Pemerintah Desa Pululera meminta warganya untuk mengosongkan kampung.

Letusan masih berlanjut. Kepulan asap hitam tampak membumbung tinggi. Guguran awan panas meluncur kencang ke arah utara-timur laut, membakar tanaman di lereng gunung.

Baca juga: Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Djatmiko Jadi Tersangka Korupsi Pembelian Tanah, Diusut 7 Tahun

Baca juga: Puluhan Peserta Antusias Mengikuti Poundfit Bersama Yamaha Fazzio Hybrid Jambi

Pos PGA melaporkan, erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki menyemburkan kolom abu setinggi 5 kilomter atau 5.000 meter di atas puncak kawah.

"Tinggi kolom abu teramati ± 5.000 m di atas puncak (± 6.584 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna coklat dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini ± 24 menit 5 detik," demikian isi laporan itu.

Selain erupsi, Gunung Lewotobi Laki-kaki juga melontarkan awan panas guguran sepanjang 3 kilometer ke utara-timur laut.

"Terjadi awan panas guguran dengan amplitudo 47.3 mm sejauh 3 kilometer arah utara timur laut. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," dikutip dari laporan Pos PGA.

Pelintas jalan Trans Pulau Flores diharapkan untuk tidak melewati jalur Nobo-Dulipali yang berada dekat dengan pusat letusan. 

Radius dalam ruas jalan itu terpaut jarak kurang lebih 2-3 kilometer dan sangat berbahaya bagi siapa saja yang nekat melintas.

 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved