Kamis, 16 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kunci dan Jawaban

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 142, Sosok Buya Hamka

Berikut pembahasan Kunci jawaban kelas 10 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam halaman 142 tentang Sosok Buya Hamka.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Istimewa
Berikut pembahasan Kunci jawaban kelas 10 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam halaman 142. 

TRIBUNJAMBI.COM - Simak pembahasan kunci jawaban kelas 10 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam halaman 142.
Materi ini ada di buku PAI Kurikulum Merdeka halaman sebelumnya.

B. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar!

4. Buya Hamka berkeyakinan bahwa Islam dibawa langsung oleh saudagar dari Makkah, bukan dari Gujarat. Jelaskan alasan yang digunakan oleh Buya Hamka!

JAWABAN

Buya Hamka, seorang ulama dan sastrawan Indonesia yang terkemuka, memiliki keyakinan yang kuat bahwa Islam masuk ke Nusantara dibawa langsung oleh para pedagang dari Makkah. Beliau menolak teori yang menyatakan bahwa Islam masuk melalui jalur Gujarat, India.

Berikut adalah beberapa alasan yang dikemukakan oleh Buya Hamka untuk mendukung pandangannya:

Keterkaitan Sejarah dan Budaya:

Kerajaan Samudra Pasai: Buya Hamka menunjuk pada berdirinya Kerajaan Samudra Pasai pada abad ke-13 sebagai bukti awal penyebaran Islam di Nusantara. Beliau berargumen bahwa penamaan kerajaan dan gelar raja yang mirip dengan di Arab menunjukkan adanya hubungan langsung dengan pusat Islam di Makkah.
Pengaruh Budaya Arab: Adanya pengaruh budaya Arab yang kuat pada masyarakat Islam awal di Nusantara, seperti penggunaan bahasa Arab dalam kitab-kitab agama, arsitektur masjid, dan tata cara ibadah, semakin memperkuat argumen Buya Hamka.
Jalur Perdagangan:

Jalur Laut: Buya Hamka meyakini bahwa jalur perdagangan laut yang menghubungkan Nusantara dengan Jazirah Arab merupakan jalur utama penyebaran Islam. Para pedagang Arab yang sering singgah di pelabuhan-pelabuhan Nusantara secara alami memperkenalkan agama Islam kepada masyarakat setempat.
Gujarat sebagai Perantara: Meskipun mengakui peran Gujarat sebagai pusat perdagangan, Buya Hamka berpendapat bahwa Gujarat lebih berfungsi sebagai perantara dalam penyebaran Islam ke wilayah lain, termasuk Nusantara. Namun, inti ajaran Islam yang dibawa ke Nusantara berasal langsung dari sumber aslinya di Makkah.
Kelemahan Teori Gujarat:

Perbedaan Budaya: Buya Hamka melihat adanya perbedaan yang signifikan antara budaya Islam yang berkembang di Nusantara dengan budaya Islam di Gujarat. Beliau berargumen bahwa jika Islam masuk melalui Gujarat, seharusnya pengaruh budaya India akan lebih dominan dalam Islam Nusantara.
Kurangnya Bukti Historis: Buya Hamka menilai bahwa bukti-bukti sejarah yang mendukung teori Gujarat masih lemah dan tidak cukup kuat untuk mengalahkan teori penyebaran langsung dari Makkah.

Disclaimer:

Artikel ini hanya sebagai referensi belajar.

Soal di atas merupakan pertanyaan terbuka yang dapat dikembangkan dengan berbagai perspektif.

Artikel ini tidak mutlak menjamin kebenaran jawaban. Siswa didorong untuk mengembangkan jawaban yang lebih baik sesuai dengan pemahaman masing-masing.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 142, Teori Gujarat oleh Prof. Dr.C. Snouck Hurgronje!

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved