4 Fakta Penemuan Kerangka di Kalimantan Tengah, Diduga Mahasiswa ULM yang Hilang
Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan, Aditya Dharma Santoso (21), dilaporkan hilang di hutan Kabupaten Kapuas.
Koordinator Lapangan, Antonius Tri Antoro, menyatakan bahwa Aditya tidak berada di hutan untuk tugas kampus, melainkan untuk kegiatan lepas di sebuah perusahaan.
Pihak perusahaan juga ikut membantu pencarian.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah akses menuju lokasi yang hanya bisa ditempuh dengan perahu bermesin, serta visibilitas yang terbatas akibat vegetasi yang tinggi.
4. Penemuan Jasad
Pada Sabtu, 12 Oktober 2024, beredar informasi mengenai penemuan kerangka manusia di Kecamatan Mantangai, Kapuas.
Jasad tersebut diduga kuat adalah Aditya, berdasarkan pakaian yang dikenakan saat berangkat geotagging.
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, mengakui baju yang terdapat pada tengkorak itu mirip dengan baju yang dipakai Aditya sebelum dikabarkan hilang.
Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses identifikasi masih berlangsung dan belum bisa memberikan kesimpulan final.
"Kerangka tengkorak menggunakan pakaian merah dan celana biru, mirip dengan yang dipakai korban yang hilang pada Mei 2024," ujar Erlan, Senin (14/10/2024).
Selain pakaian, juga ditemukan sebuah tas di dekat jasad tersebut. Erlan menyebut, kepolisian masih belum membuka isi tas itu.
"Saat ini masih dalam penyelidikan, nanti kami sampaikan setelah ada hasilnya. Keluarga korban juga sudah dipanggil untuk menyinkronkan DNA," bebernya.
Ricka Brillianty, dokter forensik yang memeriksa tengkorak temuan warga itu, menyatakan bahwa proses identifikasi telah dimulai sejak Minggu (13/10/2024) pagi.
"Pemeriksaan DNA diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan," ujar Ricka.
Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com
Update berita Tribun Jambi di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.