Jembatan Aurduri Ditabrak Ponton

Material Tertahan Akibat Sungai Batanghari Surut, Perbaikan Jembatan Aur Duri 1 Bakal Molor

Dinas Perhubungan Provinsi Jambi memprediksi perbaikan tiang fender Jembatan Aur Duri 1 akan mengalami keterlambatan.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Darwin Sijabat
Tribun Jambi/ Abdullah Usman
Dinas Perhubungan Provinsi Jambi memprediksi perbaikan tiang fender Jembatan Aur Duri 1 akan mengalami keterlambatan. 

JAMBI, TRIBUN - Dinas Perhubungan Provinsi Jambi memprediksi perbaikan tiang fender Jembatan Aur Duri 1 akan mengalami keterlambatan.

Hal itu akibat kapal tongkang pengangkut material jembatan tertahan kondisi tinggi muka air yang rendah.

Sehingga perbaikan jembatan yang rusak akibat ditabrak tongkang batu bara beberapa waktu lalu itu hingga kini belum berjalan.

Kepala Bidang Perhubungan Laut, SDP dan Udara Dishub Provinsi Jambi, Bambang Budiharjo menuturkan prosesnya masih berlangsung.

"Satu diantaranya perbaikan jembatan di Muara Tembesi, sudah sekitar 90 persen lebih, tinggal sedikit lagi," ungkapnya.

Sementara jembatan lainnya, seperti Jembatan Aur Duri 1 kata dia masih terkendala beberapa faktor, diantaranya pengangkutan material.

"Material diangkut menggunakan tongkang. Saat ini kondisi air sungai sedang surut, jadi kapal tongkang tadi belum bisa merapat," ungkapnya.

Selain itu, juga membutuhkan waktu yang lama mengingat material material tersebut memang didatangkan dari luar daerah (pulau jawa). Dalam proses pemesanan dan pengiriman yang sedikit memakan waktu. 

Baca juga: BPJN Pasang 4 CCTV di Jembatan Aur Duri 1, Perbaikan akan Habiskan 2 Bulan

Baca juga: Viral Pohon Tumbang Timpa Mobil Truk di Pasar Aur Duri Jambi, Kios dari Papan juga Roboh

“Sejauh ini pihak yang bertanggung jawab (perusahaan yang menabrak jembatan) siap untuk melakukan perbaikan, hanya terkendala material itu saja,“ tuturnya. 

Sebelumnya Sekda Provinsi Jambi, Sudirman menuturkan, berdasarkan rapat terakhir bersama BPTD dan pihak terkait diambil beberapa kesimpulan.

“Pertama angkutan, dalam artian pukul 17.00 itu angkutan tongkang batu bara tidak boleh lagi melintas (guna antisipasi insiden serupa kembali terulang) dan kedua, (jembatan) harus diperbaiki,“ ujarnya belum lama ini. 

“Terkait kapan proses perbaikannya itu teknis, namun secara komitmen mereka sudah bersedia untuk melakukan perbaikan,“ sambungnya. 

Sementara Karo Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Setda Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, pengerjaan Jembatan Aur Duri 1 dilakukan setelah Jembatan Tembesi selesai.

“Menunggu jembatan tembesi diperbaiki, nanti baru beralih ke batanghari I, sambi pesan alat-alat tiang yang akan di perbaiki,” kata Johansyah saat di hubungi, Minggu (14/7). 

Adapun pengerjaan tiang pengaman (Fender) pada jembatan Muaro Tembesi kabupaten Batanghari itu ditargetkan rampung pada Agustus mendatang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved