Karhutla di Jambi
Ratusan Ribu Lahan Terbakar di Provinsi Jambi Sepanjang 2024, Terluas di 3 Kabupaten
BPBD Provinsi Jambi mencatat data kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Januari hingga 30 September 2024 mencapai 1063,75 hektar.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Darwin Sijabat
JAMBI, TRIBUN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi mencatat data kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Januari hingga 30 September 2024 mencapai 1063,75 hektar.
Dari jumlah itu, tiga kabupaten di Provinsi Jambi menjadi titik terluas terjadi karhutla.
Ketiganya yakni Muaro Jambi, Sarolangun dan Batanghari.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi, Andre Eko Rinjani mengatakan data tersebut berdasarkan data update yang diperoleh dari lapangan.
“Untuk hari ini kita sampaikan ini update terakhir sampai dengan 30 September, untuk laporan sementara luas tanah terbakar itu di wilayah Provinsi Jambi kurang lebih sebesar 1063,75 hektar,” ujarnya.
Adapun di lokasi ini, lanjutnya, tim penangan karhutla dari BPBD Provinsi mendirikan sebanyak 11 posko.
“Memang lahan gambut berbeda krestistik dengan lahan mineral, kalau lahan mineral kalau sudah padam itu api bisa dikendalikan, tapi kalau lahan gambut di atas sudah pada kemungkinan besar di bawah masih ada apinya."
Baca juga: Karhutla di Teluk Dawan Berhasil Dipadamkan
Baca juga: Kasat Reskrim Polres Tebo Sebut Karhutla Terkendali Usai Ada Penangkapan Pelaku Pemkabaran
"Makanya di wilayah lahan gambut lebih kita pertebal personilnya,” tandasnya.
Fokus ke 4 Kabupaten
SAAT ini BPBD Provinsi Jambi mencatat terdapat empat daerah yang menjadi titik fokus dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penangan itu berada di kawasan lahan gambut. “Kalau saat ini kita memang lebih penanganannya di material lahan gambut. itu di empat kabupaten, yakni Muaro Jambi, Batanghari, Tanjab Barat dan Tanjab Timur,” bebernya. (usn)
Karhutla di Jambi
- BPBD lakukan pendataan
- Total luas lahan terbakar 1063,75 hektar
- Terluas di tiga kabupaten: Muaro Jambi, Sarolangun dan Batanghari
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.