Prabowo Subianto Ingin Zaken Kabinet, Tak Akan Pilih Menteri dari Parpol?
Presiden terpilih RI Prabowo Subianto berencana membentuk kabinet zaken atau zaken kabinet untuk pemerintahan yang dipimpinnya.
Oleh sebab itu, zaken kabinet dipilih berdasarkan keahlian.
Dengan demikian, zaken kabinet adalah suatu kabinet yang jajaran menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu partai politik tertentu.
Fungsi dan tujuan kabinet zaken adalah menghindari terjadinya malfungsi kabinet, menghindari terjadinya praktik korupsi di kabinet, dan memaksimalkan kinerja dari para menteri anggota kabinet.
Sejarah Indonesia mencatat pernah tiga kali menggunakan zaken kabinet.
Pertama, Kabinet Djuanda pada 9 April 1957 sampai 5 Juli 1959.
Kedua Kabinet Natsir pada 6 September 1950 sampai 21 Maret 1951.
Dan ketiga Kabinet Wilopo pada 3 April 1952 sampai 3 Juni 1953.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Wujudkan Pilkada Serentak Damai, Bawaslu Sarolangun Ajak Pers Tangkal Berita Hoax
Baca juga: Beredar Wajah Penumpang Mobil Matnur yang Ditemukan Tewas di Bayung Lencir Muba, Pelaku Pembunuhan?
Baca juga: Arsenal Bakal Cuan Besar jika Fábio Vieira Tampil Bagus Bersama Porto
Paulo Sousa Calon Potensial untuk Pelatih Baru AC Milan jika Paulo Fonseca Dipecat |
![]() |
---|
Wujudkan Pilkada Serentak Damai, Bawaslu Sarolangun Ajak Pers Tangkal Berita Hoax |
![]() |
---|
Beredar Wajah Penumpang Mobil Matnur yang Ditemukan Tewas di Bayung Lencir Muba, Pelaku Pembunuhan? |
![]() |
---|
Melalui ”Klasterku Hidupku”, BRI Dampingi Klaster Jeruk Semboro Terapkan Pertanian Berkelanjutan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.