Ingat Baim Cilik? Kini Keluhkan Rumah Hasil Kerja Keras sejak Kecil Dijual Ayah, Uang Rp 1,3 M Habis

Dalam podcast tersebut, Baim mengaku tak bisa menikmati hasil kerja kerasnya syuting sejah usia tiga tahun.

Editor: Fitriana Andriyani
Kolase
Dalam podcast tersebut, Baim mengaku tak bisa menikmati hasil kerja kerasnya syuting sejah usia tiga tahun. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ingat Baim Alkatiri alias Baim Cilik? Dulu terkenal karena bintangi sinetron Tarzan Cilik, Baim Cilik kini beberkan sisi lain kehidupannya yang cukup pilu.

Baim membongkar tabiat ayah kandungnya yang mengeksploitasinya.

Hal itu ia beberkan di podcast Kasisolusi yang tayang 5 September 2024.

Dalam podcast tersebut, Baim mengaku tak bisa menikmati hasil kerja kerasnya syuting sejah usia tiga tahun.

Tak hanya berhenti dibiayai sekolahnya sejak dua tahun lalu, Baim juga menyebut ayahnya telah menjual salah satu rumahnya.

"Terakhir hartaku depan mata, aset depan mata punyaku yang aku tahu cuma ada rumah dua dan yang satu dijual sama ayahku," ujar Baim dikutip dari YouTube Kasisolusi.

"Dulu 2017 atau 2018 laku setahuku Rp 1,3 miliar," sambungnya.

Kasisolusi yang tayang 5 September 2024.
Podcast Kasisolusi yang tayang 5 September 2024.

Namun Baim bingung kemana uang hasil penjualan rumah yang diyakininya dibeli dari kerja keras dia sejak usia 3 tahun.

Kemudian Baim mencoba merinci pengeluaran yang mungkin habis dari uang Rp 1,3 miliar itu untuk pendidikannya.

Baca juga: Respons Tamara Tyasmara saat Pihak Yudha Arfandi Lapor Balik soal Kasus Kematian Dante: Lucu Sih

"Dia jual rumah itu setelah aku masuk pondok. Aku masuk pondok, rumah itu udah dijual. Oke lah masak aku mondok dua tahun di Solo Rp 1,3 M habis kan enggak mungkin," ucap Baim.

"Aku masuk pondok Rp 20 juta doang, murah banget. Duit jajanku enggak sampai Rp 1 juta di pondok, SPP Rp 1,2 juta," sambungnya.

Bahkan sejak tahun 2022, ayahnya berhenti membiayai sekolahnya. 

"Aku enggak ada nerima uang sama sekali dua tahun ini," ujar Baim

"Aku masih inget, Agustus 2022 terakhir duitku masuk dari Ayah," kata Baim lagi. 

Sebelum itu, uang yang dikirimkan untuk Baim juga tak pernah mencukupi kebutuhannya sekolah. 

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved