Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 4 September 2024 - Bersaksi Sampai Tuhan Datang
Bacaan ayat: Kisah Para Rasul 1:8 (TB) "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusa
Renungan Harian Kristen 4 September 2024 - Bersaksi Sampai Tuhan Datang
Bacaan ayat: Kisah Para Rasul 1:8 (TB) "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
Oleh Pdt Feri Nugroho
Banyak orang percaya yang takut ketika bersaksi. Pertimbangannya beragam. Tidak bisa dihindari bahwa hidup beriman sangat terkait dengan identitas diri seseorang.
Maka rasa takut menyinggung perasaan orang lain, sering menjadi pertimbangan pertama. Bersaksi itu bercerita tentang yang alami. Biasanya takut jika ceritanya tidak dipercaya oleh orang lain.
Atau dinggap mengada-ada. Faktanya, cerita kesaksian memang subyektif, berdasar pengalaman yang terjadi; bukan duplikasi. Atau kesulitan menyusun kalimat kesaksian agar tersistematis sehingga mudah dipahami.
Apapun alasannya, sebenarnya tidak perlu membuat orang percaya berhenti bersaksi.
Ada bagian lain yang memang akan dikerjakan Roh Kudus, sementara bagian orang percaya adalah menceritakan kebersamaan dengan Tuhan dalam pengalaman hidup.
Para murid perlu waktu lama untuk menjadi saksi. Beberapa kali mereka salah paham dengan pengajaran Yesus.
Meskipun demikian mereka terus diproses dalam kebersamaan dengan Yesus untuk mengalami sendiri kasih Allah dalam hidup mereka. Tiba gilirannya berjumpa dengan Yesus yang bangkitpun tidak serta merta membuat mereka bisa tampil dengan berani menjadi saksi.
Pada kenyataannya memang para murid memerlukan pertolongan sebelum tampil menjadi saksi di hadapan publik.
Roh Kudus akan ada dalam diri mereka sehingga membuat mereka berani untuk menjadi saksi.
Syarat mutlak yang harus ada untuk menjadi saksi adalah pengalaman. Seorang saksi harus mengalami sendiri yang ia saksikan. Ia menyaksikan peristiwanya dan mengalami sendiri detail prosesnya sehingga bisa yakin bahwa yang disaksikannya adalah benar adanya.
Dalam hal ini, memang diperlukan kemampuan untuk menyusun cerita dalam rangkaian kata dan kalimat yang bisa dimengerti oleh orang lain. Memang seorang yang bersaksi, tidak bisa memaksa pendengarnya untuk mempercayai yang ia katakan. Ia hanya perlu bercerita berdasarkan pengalamannya yang nyata.
Ia hanya perlu meyakinkan dengan ceritanya, sementara pendengarnya percaya atau tidak, itu persoalan berbeda.
| Resep Kue Pukis Lembut dan Empuk, Pastikan Santan dan Margarin Dingin Sebelum Dicampur ke Adonan |
|
|---|
| Harga Tiket dan Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo Rute Ambon-Surabaya Periode 9-25 September 2024 |
|
|---|
| Lagi, Tim Relawan Budi Eko Beri Dukungan pada Rahman-Guntur untuk Pilwako Jambi |
|
|---|
| Formasi CPNS 2024 di Dijen Bea Cukai Untuk Lulusan SMA/SMK dan Gajinya per Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08012021-renungan.jpg)