Berita Muaro Jambi
BPS Rilis IPM Muaro Jambi Meningkat, Tapi Belum Signifikan
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2023 lalu mengalami peningkatan bila dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Penulis: Muzakkir | Editor: Heri Prihartono
Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir
TRIBUNJAMBI .COM, SENGETI - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2023 lalu mengalami peningkatan bila dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang dilansir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Muaro Jambi, pada 2021 lalu, capaian indeks Pembangunan Manusia di Muaro Jambi berada diangka 70,79 persen.
Sementara pada tahun 2022, BPS melaporkan bahwa indeks Pembangunan Manusia mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, menjadi 71,41 persen.
Trend peningkatan IPM di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi kembali berlanjut setahun kemudian. Dimana, pada tahun 2023 capaian indeks Pembangunan Manusia di Muaro Jambi tercatat berada di angka 72,26 persen.
Kepala BPS Muaro Jambi Muji Lestari saat dikonfirmasi membenarkan bahwa capaian indeks Pembangunan Manusia di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2023 mengalami peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Namun tidak begitu signifikan.
IPM Muaro Jambi pada tahun 2023, kata dia, menempati peringkat ke tujuh dari 11 Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Jambi.
"Iya benar, capaian indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2023 mengalami peningkatan bila dibandingkan dua tahun sebelumnya," kata Muji Lestari.
Muji Lestari menyampaikan, bahwa capaian indeks Pembangunan Manusia pada 2023 lalu tergolong masuk dalam kategori tinggi.
IPM ini,katanya, merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam uoaya membangun kualitas hidup masyarakat.
"Indeks Pembangunan Manusia tersebut dilihat dari empat komponen. Yaitu, angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, harapan lamanya sekolah dan pengeluaran perkapitanya," katanya.
Muji Lestari mengatakan, bahwa angka harapan hidup menggambarkan kualitas kesehatan manusia di suatu Wilayah. Sedangkan, rata-rata lama sekolah menggambarkan tingkat pendidikan penduduknya.
Komponen harapan lamanya sekolah, kata dia, menggambarkan potensi anak-anak yang masih bersekolah bisa sampai lulus SMA dan melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang perguruan tinggi.
"Sedangkan pengeluaran perkapitanya, menggambarkan biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan. Baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga," imbuhnya. (*)
Baca juga: Hardiknas 2024, DPRD Jambi Pinto Jayanegara Tekankan Peran Pendidikan dalam Meningkatkan IPM Jambi
Baca juga: IPM Kota Sungai Penuh Naik, Lebih Tinggi dari Angka Provinsi Jambi
Deretan Nama Mencuat jelang Musda PAN Muaro Jambi: Masnah, BBS, hingga Aidi Hatta |
![]() |
---|
Musda PAN Muaro Jambi Ditunda, Masnah dan BBS Diprediksi Berebut Kursi Ketua |
![]() |
---|
Lokasi MTQ Provinsi Jambi Diprotes DPRD, Usman Khalik Minta Fungsikan Arena Lama |
![]() |
---|
Status Siaga Bencana di Kabupaten Muaro Jambi Diperpanjang |
![]() |
---|
Bupati Muaro Jambi Resmi Sandang Gelar Doktor, BBS Beri Motivasi untuk Generasi Muda |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.