Pilkada Serentak 2024
Pilgub Jambi dan Pilbup Batanghari Berpotensi Lawan Kotak Kosong, Apa Keuntungan dan Kerugiannya?
Dua Pilkada di Jambi diprediksi akan lawan kotak kosong, lantas apa keuntungan dan kerugiannya? Yakni Pilgub Jambi dan Pilbup Batanghari
"Dalam konteks kotak kosong, terlihat bahwa ambisi politik mengalahkan akal sehat," tambahnya.
Baca juga: Chord Lagu Timur Mencintai Deng Luka - Mario Yamlean ft. IanF: Sa Su Tau Semua Ini Hanya Sandiwara
Baca juga: Jalan Nasional yang Diblokir Masyarakat Muara Emat Kerinci Sudah Bisa Dilalui
Meskipun demikian, Darminto tidak menampik jika partai politik mendukung satu calon karena ketokohan dan prestasi kandidat.
Namun, ia menekankan pentingnya partai politik menawarkan pilihan calon yang lebih beragam untuk menjaga kesehatan demokrasi.
Lalu, bagaimana jika calon tunggal kalah dari kotak kosong?
Menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, pemenang harus memperoleh lebih dari 50 persen suara sah.
Jika tidak, pasangan calon yang kalah boleh mencalonkan kembali pada pemilihan berikutnya.
PKPU Nomor 13 Tahun 2018 juga mengatur bahwa jika suara kolom kosong lebih banyak, KPU akan menetapkan pemilihan ulang pada periode berikutnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Rute Bitung-Surabaya September 2024, Dilengkapi Harga Tiket
Baca juga: Terima Jabatan Menkumham, Supratman Minta Kolaborasi Seluruh Jajaran Kemenkumham
Baca juga: Umur Kaesang Pangarep Tidak Cukup Untuk Maju Pilkada 2024
Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Rute Bitung-Surabaya September 2024, Dilengkapi Harga Tiket |
![]() |
---|
Sinergi Bersama REI, Pj Wali Kota Jambi Kampanyekan “Gerakan Menanam Sejuta Pohon" |
![]() |
---|
Prediksi Skor Malmo vs Sparta Praha, Cek Head to Head dan Statistik Tim di Liga Champions |
![]() |
---|
Umur Kaesang Pangarep Tidak Cukup Untuk Maju Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.