KPU Tanjabbar Tetapkan DPS, Minta Masyarakat Laporkan Jika Tidak Terdaftar
Ilyas, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjabbar, meminta masyarakat untuk melaporkan kepada KPU jika mereka tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sem
Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Ilyas, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjabbar, meminta masyarakat untuk melaporkan kepada KPU jika mereka tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS).
Permintaan tersebut disampaikan oleh Ilyas pada Senin (19/8/2024).
Ilyas menjelaskan bahwa peran masyarakat sangat penting untuk memastikan data pemilih akurat. Jika ada petugas pantarlih yang terlewatkan dalam pencoklitan sehingga tidak terdaftar dalam DPS, masyarakat diharapkan melaporkannya ke KPU.
KPU Tanjabbar telah menetapkan DPS sebanyak 237.357 pemilih. Dari jumlah tersebut, 122.062 adalah pemilih laki-laki, sedangkan 115.295 adalah pemilih perempuan.
Ilyas menambahkan bahwa saat ini KPU masih menetapkan DPS. Setelah itu, akan dilakukan rekapitulasi di tingkat provinsi dan hasilnya akan diumumkan kepada masyarakat.
"Hasil DPS yang telah ditetapkan tersebut diumumkan kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan. Apabila ada data yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti NIK, KK lengkap yang belum masuk dalam pemilih sementara, maka akan kami masukkan dalam DPSHP," ujarnya.
Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan dilakukan oleh KPU Kabupaten Tanjabbar sesuai tahapan dan jadwal pleno serta rekapitulasi hasil DPSHP. Penetapan DPT dijadwalkan pada 14-21 September 2024 mendatang.
"Jadi, penetapan DPT merupakan kewenangan dari KPU Kabupaten," imbuhnya.
Baca juga: Tak Terima Diberhentikan Sepihak, Tontawi Jauhari Datangi DPP Golkar Minta Pembenaran
Baca juga: Faisal Ungkap Kriteria Khusus untuk Jadi Calon Suami Fuji, Singgung soal Harta Kekayaan
Baca juga: Semarak Pawai Budaya HUT ke-79 RI di Alun-alun Kota Sungai Penuh
Baca juga: HUT RI ke-79, Samsat Batanghari Berikan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor
Ahmad Sahroni ke Singapura, Massa Gasak Isu Rumah dan Teriak "Duit Rakyat" |
![]() |
---|
Demo Ricuh di Jambi, Psikolog Ungkap Peran Media Sosial dalam Menggiring Emosi Massa |
![]() |
---|
Terungkap Misteri Keberadaan Ahmad Sahroni saat Rumah Dijarah Massa |
![]() |
---|
Suasana Hening, Gedung DPRD Jambi Menyisakan Puing dan Sampah Pasca Aksi Massa |
![]() |
---|
Perintah Tegas Presiden Prabowo: TNI-Polri Siaga, Redam Aksi Anarkis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.