Karhutla di Jambi
Lahan Kosong dan Kebun Sawit Terbakar
Lahan Kosong di Pasar 46 Jalan Baru Sijinjang terbakar pada Senin (12/8) malam. Api terlihat sangat cepat menyebar
Penulis: tribunjambi | Editor: Darwin Sijabat
Karhutla.
JAMBI, TRIBUN - Lahan Kosong di Pasar 46 Jalan Baru Sijinjang terbakar pada Senin (12/8) malam. Api terlihat sangat cepat menyebar hal ini karena lahan tersebut merupakan lahan gambut yang mudah terbakar, selain itu banyak juga masyakat yang membuang sampah di sekitar area tersebut.
Di satu sisi, tidak adanya penerangan dan Medan yang sukar di jangkau membuat petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi sedikit terhambat untuk menaklukan api.
Sementara itu, sumber api yang berada di bawah tiang listrik memberikan tantangan sendiri bagi petugas damkar. Dalam menaklukan api, petugas melakukan blokade agar api tidak menyebar ke area lain.
Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi Mustari Affandi mengatakan lahan tersebut seluas 3 hektar, sedangkan yang terbakar seluas 500 meter persegi. "Jadi lokasinya berada di perbatasan dengan Muaro Jambi dan hanya sebagian yang terbakar," ujarnya, Selasa (13/8).
Dia menjelaskan penyebab kebakaran tersebut diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang pengendara kendaraan yang melintas. Api dari rokok ini yang merambat ke rerumputan yang sedang kering di area tersebut.
Menurut Mustari sumber api berada di dua tempat, pertama berada di belakang pasar 46 dan satu lagi berada di depan pasar 46. "Jadi ada dua titik apa malam tadi," ungkapnya.
Dua Kejadian
Kebakaran pada Senin (12/8) malam di Kota Jambi terjadi dua kali. Pertama, terjadi di Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Sejinjang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Jambi atau lebih di kenal dengan Jalan Baru Sijinjang.
Kemudian terjadi di Jalan KH Saleh, Rt 01, Kelurahan Tanjung Pasir, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, Jambi. Di Jambi Kota Sebrang ini pembakaran sampah oleh masyakat yang menyebabkan kebakaran.
Baca juga: Sarolangun Rawan Karhutla, Beberapa Titik Hotspot Masuk Tahap Penyelidikan Polisi
Baca juga: Danrem Patroli Ke Posko Karhutla, Sampaikan Pesan Pentingnya Langkah Mitigasi Terkait Karhutla
Ada sekitar 3 tumbuk lahan yang terbakar dari total 6 tumbuk lahan yang ada.
Mustari mengatakan potensi kebakaran saat ini memang cukup besar, apa lagi kebakaran lahan.
Untuk itu, pihaknya saat ini telah menyiagakan personil lebih banyak dari biasanya. "Intinya kita selalu siaga saat ini," ujarnya.
Mustari juga mengajak masyarakat untuk siaga dan tidak lalai selama musim kemarau ini.
Seperti saat membakar sampah, membuang puntung rokok hingga mengecek instalasi listrik di rumah. "Saat ini potensi kebakaran itu sangat besar, mari kita selalu siaga," ungkapnya.
Mustari meminta untuk segera melaporkan peristiwa kebakaran ke pihak damkar agar dampak bisa di perkecil. "Jadi jangan merekam dulu, tapi laporkan dulu, baru setelah itu di rekam," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20240812-Kebakaran-lahan-kosong-di-Kota-Jambi.jpg)