Gempa Hari Ini
Gempa Jepang 7,1 Skala Richer Kamis Sore, Gempa Memicu Tsunami
Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan tsunami pasca gempa Jepang yang terjadi pada Kamis (8/8/2024) pukul 4.42 sore waktu setempat.
Gempa Jepang
TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan tsunami pasca gempa Jepang yang terjadi pada Kamis (8/8/2024) pukul 4.42 sore waktu setempat.
Gempa bermagnitudo 7,1 itu berpotensi tsunami.
Episentrum gempa Jepang di laut Hyuganada di lepas pantau Prefektur Miyazaki, di kedalaman 30 kilometer.
Gempa susulan dengan magnitudo hingga 5,0 juga dilaporkan terasa di Prefektur Miyazaki dan Kagoshima.
Gempa juga memicu tsunami setinggi satu meter di beberapa prefektur seperti Kochi, Oita, Miyazaki, dan Ehime.
Kemenlu RI Pastikan Tak Ada WNI yang Jadi Korban
Pasca gempa Jepang, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa.
Baca juga: Breaking News Demokrat Resmi Usung ARB-Nazar, Kini Kantongi Dukungan 16 Kursi DPRD di Pilbup Tebo
Baca juga: Perusak Kantor Gubernur Jambi Divonis Penjara
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha menjelaskan, setelah gempa terjadi, Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo dan Konsulat Jenderal RI di Osaka segera menghubungi masyarakat Indonesia yang berada di prefektur-prefektur terdampak.
“Hingga saat ini, belum terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban gempa,” ungkap Judha dalam pernyataan resminya yang diterima di Jakarta, Kamis.
Menurut data imigrasi Jepang, terdapat 2.099 WNI di Prefektur Oita, 1.869 di Prefektur Miyazaki, 1.418 di Prefektur Ehime, dan 836 di Prefektur Kochi—empat prefektur yang mengalami dampak langsung dari gempa hari ini.
Judha menambahkan, KBRI Tokyo akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat serta komunitas Indonesia untuk memastikan keamanan WNI.
Kontak Darurat untuk WNI di Jepang
Sebagai langkah antisipatif, Kemlu telah memberikan sejumlah nomor kontak darurat yang dapat dihubungi jika WNI membutuhkan bantuan.
Nomor-nomor tersebut termasuk nomor darurat setempat 119 dan 7119, serta nomor KBRI Tokyo (+81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-749) dan KJRI Osaka (+81-80-3113-1003).
Baca juga: 400 Ha Lahan Tak Jadi Tanam Akibat Diterjang Banjir di Awal Tahun, Ini Rencana Pemkab Batanghari
| Konsisten Jadi Kota Berkelanjutan, Kota Jambi Raih UI GreenCityMetric dari Universitas Indonesia |
|
|---|
| Demokrat Resmi Usung ARB-Nazar, Kini Kantongi Dukungan 16 Kursi DPRD di Pilbup Tebo |
|
|---|
| Istana Siapkan Hotel di IKN untuk Mega dan SBY, Megawati Pertimbangkan Ikut Upacara di IKN |
|
|---|
| Melihat Kerajinan Tangan dari Bahan Baku Batang Resam dan Bambu di Desa Pulau Rengas Ulu Merangin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08082024-gempa-jepang.jpg)