Berita Jambi
Motif Ramadani Bunuh Rian, Motor Dijual Lalu Nyabu Bersama di Pucuk
Polisi mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan Ramadani (32) kepada Rian Virginia (33) ditemukan dalam karung di kawasan Sungai Gelam Muaro Jambi.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Polisi mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan Ramadani (32) kepada Rian Virginia (33) ditemukan dalam karung di kawasan Sungai Gelam Muaro Jambi karena perselisihan jual sepeda motor korban.
Kapolsek Sungai Gelam Iptu Usaha Sitepu mengatakan kejadian berawal dari pelaku menjual motor korban hasil penjualan itu mereka gunakan untuk membeli narkotika jenis sabu.
"Awalnya gara-gara masalah motor korban dijual dengan harga Rp 3.700.000 dibelikan sabu dan mabuk lah bersama," kata Usaha, Senin (5/8/2024).
Setelah menjual motor itu, keduanya memakai sabu di salah satu rumah di eks lokalisasi Pucuk, Kelurahan Rawasari, Alam Barajo, Kota Jambi, pada Kamis (1/8/2024). Uang terus habis digunakan untuk membeli sabu dan dibagi-bagi.
"Korban diberi Rp 500 ribu dibagi-bagilah uang itu. Terus korban merasa tidak sesuai dengan ekspektasi sehingga cekcok mereka," ujarnya.
Mereka cekcok, saat sama-sama sedang dalam pengaruh narkotika. Selanjutnya, pelaku mengajak korban pergi ke rumah orang tuanya yang berada di Perumahan Alamanda, Jerambah Bolong, Pall Merah.
"Korban dieksekusi di rumah orang tua pelaku," ungkapnya.
Sebelumnya, pelaku pembunuhan Rian (33) yang ditemukan tewas dalam karung di Desa Sungai Gelam, Muaro Jambi ditikam sebanyak 8 kali di rumah orang tua Ramadani (32) di kawasan Jerambah Bolong.
Kapolsek Sungai Gelam Iptu Usaha Sitepu menjelaskan, pelaku membuang jasad korban setelah menghabisi nyawa di rumah orang tua Ramadani, pada Kamis (1/8/2024) sebelum ditemukan pada Minggu (4/8/2024) pagi.
"Pelaku mengakui mengeksekusi di rumah orangtuanya di Perumahan Alamanda, Jerambah Bolong," kata Iptu Usaha, Senin (5/8/2024).
Korban dieksekusi di salah satu ruangan kosong di rumah tersebut. Saat itu, kedua orang tua korban tidak sedang berada di rumah tersebut.
"Kami cek TKP memang ditemukan pisaunya. Kami temukan ruangan kosong tempat korban dieksekusi," ujarnya.
Dia menyebut, korban di ruangan itu dihajar hingga ditusuk sebanyak 8 kali. Hingga akhirnya korban meninggal dunia dan dikarungi oleh pelaku. Sebelum pembunuhan itu, keduanya diketahui sempat memakai sabu bersama di eks lokalisasi Pucuk. Mereka memaka sabu dari hasil penjualan motor korban
"Ditusuk dari belakang. Ada 8 tusukan, dada, punggung, leher, dan ada lebam juga. Awalnya mereka pakai sabu di (eks lokalisasi) Pucuk," ujarnya.
Setelah tewas, korban yang sudah dikaringi dibuang ke pinggir Jalan Buper, Desa Sungai Gelam, Kabuoaten Muaro Jambi. Korban dibawa menggunakan mobil pikap yang disewanya.
| Tinggi Air Sungai Batanghari Hampir Siaga Tiga karena Luapan Air dari Hulu |
|
|---|
| Warga Kenali Asam Bawah Tunggu Air Semalaman, tapi tak Kunjung Nyala |
|
|---|
| SMA Negeri 9 Jambi Gandeng Tim Peneliti, Uji Coba Asesmen AI IMA NextGen CAT |
|
|---|
| TP PKK Jambi Gelar Rabu Berkah, Bagikan Sarapan Gratis untuk Warga |
|
|---|
| Jambi Mulai Masuki Musim Kemarau Awal Mei, Masyarakat Diminta Waspada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pelaku-Pembunuhan-di-Sungai-Gelam.jpg)