Berita Kota Jambi

Kota Jambi Akhirnya Diguyur Hujan

Setelah satu bulan tidak ada hujan, akhirnya hari ini, Jumat (2/8/2024), hujan turun di Kota Jambi.

tribunjambi/yon rinaldi
Kota Jambi Diguyur Hujan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Setelah satu bulan tidak ada hujan, akhirnya hari ini, Jumat (2/8/2024), hujan turun di Kota Jambi.

Hujan turun di kawasan Simpang Kawat, Kota Jambi, dengan intensitas cukup lebat. Karena lama tidak hujan, aroma tanah terasa cukup kuat saat itu.

Hujan yang turun mendadak ini membuat pengguna kendaraan roda dua harus menepikan kendaraannya untuk berteduh di depan ruko.

Hujan di kawasan Simpang Kawat ini tidak berlangsung lama, hanya sekitar 10 menit.

Berdasarkan komentar Tribunners pada live report yang dilakukan Tribun Jambi, beberapa wilayah Kota Jambi tidak mengalami hujan.

Sri Huda, Tribunner yang menonton live report Tribun, bertanya di mana lokasi hujan karena di tempatnya belum hujan.

"Di mana hujannya bosku? Di Talang Banjar belum hujan," ujarnya.

@Asmawati berkomentar, "Di Perumnas belum turun hujan."

@Widya bertanya, "Di mana hujannya?"

@Ragil menjawab, "Di Kenali hujannya."

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Thaha Jambi memprediksi bahwa tahun ini Provinsi Jambi akan mengalami fenomena La Nina, di mana curah hujan akan meningkat.

Lukita Theresia, Prakirawan BMKG Sultan Thaha Jambi, mengatakan bahwa tidak seperti tahun lalu yang dilanda El Nino dan menyebabkan kekeringan karena curah hujan berkurang, tahun ini Provinsi Jambi akan mengalami La Nina yang menyebabkan curah hujan meningkat.

Theresia menjelaskan bahwa prediksi La Nina tahun ini didasarkan pada observasi BMKG terhadap embusan angin pasat dari Pasifik timur ke arah barat sepanjang ekuator.

Hembusan angin pasat timur ke arah barat ini menjadi lebih kuat, mendorong massa air laut ke arah barat. Kondisi ini akan membuat wilayah Indonesia mengalami hujan lebih tinggi dari biasanya.

Di satu sisi, fenomena ini akan mengurangi musim kemarau dan mengurangi angka hotspot.

La Nina sendiri diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus, September, dan Oktober.

Baca juga: Ini Cerita Pegawai PDAM Tirta Mayang Jambi yang Keracunan Makanan Saat Perayaan HUT

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Tidar Rute Surabaya-Kijang Agustus 2024, Transit Jakarta Segini Harga Tiketnya

Baca juga: RSUD Raden Mattaher Jambi Buka Layanan Pasien Terdampak Karhutla Tapi Tidak Gratis

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved