Berita Bungo

Dusun Bedaro dan Dusun Pusat Jalo di Bungo Jambi Terlibat Bentrok Usai Pertandingan Sepakbola

Dusun Bedaro dan Dusun Pusat Jalo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo terlibat bentrok antar kampung usai pertandingan sepakbola

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
ist
Dusun Bedaro dan Dusun Pusat Jalo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo terlibat bentrok antar kampung usai pertandingan sepakbola, pada Kamis (1/7/2024) sore. 

Bentrok antar dusun

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Dusun Bedaro dan Dusun Pusat Jalo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo terlibat bentrok antar kampung usai pertandingan sepakbola, pada Kamis (1/7/2024) sore.

Menurut Zakaria, satu di antara warga, keributan itu berawal dari pertandingan sepakbola di Dusun Tanjung Agung. Kemudian sekira pukul 17:00 WIB terjadi bentrok dipicu dari gesekan yang terjadi saat pertandingan sepakbola.

Perselisihan yang awalnya hanya berupa adu mulut antara pendukung kedua tim berkembang menjadi aksi saling lempar batu dan kayu. Para pemuda dari Dusun Pusat Jalo dan Dusun Bedaro saling kejar tanpa mengindahkan keselamatan warga yang melintas di jalan tersebut.

Kapolsek Muko-Muko Bathin VII, AKP Moh Hasyim Asy'ari mengatakan pihaknya telah berusaha melakukan mediasi di lokasi kejadian.

"Diduga, pertikaian antara dua dusun ini berawal dari pertandingan sepakbola. Ini menjadi penyebab kericuhan," kata Hasyim.

Baca juga: BPBD Muaro Jambi Turunkan Tim Padamkan Api di Tambang Batubara di Sungai Gelam

Baca juga: PPP Segera Kirim 5 Calon Ketua DPRD Sarolangun, Siapakah yang Dipilih DPP Pusat?

Sementara itu berdasarkan sebuah video yang beredar, tampak aksi saling kejar-kejaran antar pemuda sambil membawa kayu dan batu. Bentrokan ini meluas hingga ke Jalan Simpang Bedaro, mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Akibat keributan itu, dua motor mengalami kerusakan parah dan dua motor lainnya dibakar.

Sejumlah personel TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan lokasi kejadian. Meski demikian, jumlah penonton yang terlibat dalam kericuhan mencapai ratusan orang, sehingga polisi kini tengah melakukan pertemuan damai antara kedua dusun yang bertikai.

Hasyim Asy'ari berharap melalui mediasi yang dilakukan, kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan damai dan kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus menggunakan kekerasan," tambahnya. (Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Bursa Transfer AS Roma : Tammy Abraham Siap Ucapkan Selamat Tinggal Setelah Kedatangan Artem Dovbyk

Baca juga: BPBD Muaro Jambi Turunkan Tim Padamkan Api di Tambang Batubara di Sungai Gelam

Baca juga: Harga BBM Pertamina Agustus 2024, BBM Nonsubsidi Naik

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved