Narkoba di Jambi

Kasus PNS Riau yang Bawa Narkoba 4 Kilogram masih Penyidikan di Polda Jambi

Kasus narkoba oknum BP3MI Riau ( YG) 42 yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 4 kilogram masih berlanjut di Polda Jambi.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rohmayana
tribun jambi/ rifa
AMANKAN - Ditresnarkoba Polda Jambi mengamankan lima orang pelaku tindak pidana narkotika, diantaranya ada oknum ASN Riau dan seorang LC saat melintasi Jambi dengan tujuan Lampung dari Aceh belum lama ini. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus narkoba oknum Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau ( YG) 42 yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 4 kilogram masih berlanjut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol Ernesto Seiser mengatakan pihaknya masih melakukan Penyidikan terhadap oknum ASN BP2MI Riau yang ditangkap atas perendaran 4 Kilogram Sabu.

"Iya kita masih proses Sidik ya," kata Ernesto saat dikonfirmasi, Kamis (27/6/2024).

Sebelumnya, PNS Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau berinisial RY terlibat dalam penyeludupan narkotika jenis sabu dengan sang pacar yang merupakan pemandu karoke sebanyak 4 kilogram.

YR diamankan Ditresnarkoba Polda Jambi saat melintasi jalan lintas Timur KM 62 desa Suko Awin Jaya Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi menggunakan mobil pribadi.

Pegawai negeri itu tidak sendiri saat mengirim barang haram itu, YR ditemani oleh dua orang teman berinisial MS pekerja swasta dan NL yang bekerja sebagai pemandu karaoke atau ladies karoke.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi AKBP Ernesto Seiser mengungkapkan, sabu yang dibawa oleh 3 orang kurir narkoba itu diduga berasal dari Aceh hendak diantar ke Lampung menggunakan mobil pribadi.

"Untuk YR warga Pekanbaru Riau PNS, MS Pekanbaru Riau pekerja swasta dan NL Banten bekerja sebagai LC," kata Ernesto, Selasa (11/6/2024).

Baca juga: Feby Carol Pertanyakan Teman Virgoun saat Ditangkap Narkoba, Siapa yang Peduli sama Kamu?

Baca juga: Lagi, 2 Basecamp Narkoba di Muaro Jambi Diobrak-abrik Petugas

Ernesto menjelaskan, YR berperan sebagai kurir yang mengambil sabu yang dibungkus teh cina dari Aceh itu, YR melibatkan NL karena menjalin hubungan pacaran dengan pemandu karaoke meski telah memiliki istri.

"YR ini ASN yang bekerja di Provinsi Riau, kemudian dia sudah punya istri dan dia pacaran dengan LC ada juga cerita-cerita asmaranya disini sehingga dia menjadi penjual narkoba," jelasnya.

Polisi tak sampai mengamankan 3 orang itu saja, pengembangan yang dilakukan oleh tim dari Polda Jambi hingga menemukan fakta baru.

Dari pengembangan, polisi menemukan tujuan barang haram seberat 4 kilogram itu akan berlabu.

"Terakhir dikembangkan ternyata di Lampung dapatlah laki-laki berinisial MM dan NM pekerjaan swasta," ungkapnya.

Peran kedua orang ini juga bukan main-main, NM memerintah MM dari Aceh untuk memantau pergerakan sabu-sabu hingga sampai ke Lampung. Namun, keduanya berhasil diamankan di Lampung.

"Dari pengembangan ini, kami masih mengejar ada dua, satu inisial S berlokasi di Pekanbaru dan satu lagi di Aceh," sebut Ernesto.

Baca juga: Kronologi Penusukan di Depan Transmart Jambi Diduga Hendak Konsumsi Narkoba

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved