Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Muaro Jambi

Ratusan Warga Muaro Jambi Cari Kerja, Ini Rinciannya

Angka pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Muaro Jambi pada saat ini mencapai 302 orang. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumny

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Muzakkir
Kabid penempatan perluasan dan kesempatan kerja Wawan Suprianto 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Angka pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Muaro Jambi pada saat ini mencapai 302 orang.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya, angka pencari kerja pada tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana tahun sebelumnya hanya 253 orang.

Namun secara keseluruhan dalam satu tahun penuh atau 12 bulan, jumlah pencari kerja di Kabupaten Muaro Jambi mencapai 416 orang.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Muaro Jambi, Ermandes Ibrahim melalui Kabid penempatan perluasan dan kesempatan kerja, Wawan Suprianto menyebut, jumlah pada tahun ini masih bisa bertambah sebab dimungkinkan masih ada penerimaan penerimaan lowongan kerja yang belum terdeteksi, baik itu di Kabupaten Jambi ataupun di luar tempat tinggalnya.

Pada tahun ini, angka pencari kerja di dominan pada bulan Januari, di mana pada bulan ini mencapai 149 orang, kemudian di Februari 42 orang, Maret 13 orang, April 26 orang, Mei 50 orang dan Juni hingga tanggal 19 terdapat 22 orang.

Sementara pada tahun sebelumnya, pencari kerja di dominan pada bulan Mei dengan angka 138 orang. Sementara bulan-bulan yang lainnya hampir sama, seperti Januari 28 orang, Februari 19 orang, Maret 17 orang, April 14 orang, Juni 41 orang, Juli 24 orang, Agustus 28 orang, September 24 orang, Oktober 32 orang, November 24 orang, Desember 27 orang.

"Jadi total pada tahun 2024 302 orang hingga 19 Juni 2024 dan untuk tahun 2023 selama 12 bulan itu mencapai 416 orang," kata Wawan Suprianto.

Dilihat dari umur, pencaker atau masyarakat yang meminta kartu kuning di Disnakertrans ini berusia muda, di mana mereka baru lulus SMA atau SMK sederajat yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

"Ada juga sebagian kecil yang lulusan S1 untuk mencari kerja spesifik tertentu begitu," kata Wawan Suprianto.

Baca juga: 302 Warga Muaro Jambi Minta Kartu Kuning ke Disnakertrans

Baca juga: Ibu Asal Kritang Riau Melahirkan di Jalan Muaro Jambi, Dibantu Warga dengan Alat Seadanya

Baca juga: Kronologi Wanita Asal Riau Mendadak Melahirkan di Jalan Muaro Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved