Profil dan Biodata Pemain Sepak Bola
Profil Fabian Hurzeler, Pelatih Baru Brighton Berusia 31 Tahun Punya Statistik Mentereng
Brighton & Hove Albion telah mengonfirmasi penunjukan Fabian Hurzeler sebagai pelatih kepala baru mereka.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
St Pauli akhirnya puas finis di posisi kelima, tetapi kemajuan yang dicapai di bawah Hurzeler memberikan harapan kepada para penggemar menuju musim baru.
Baca juga: Bursa Transfer Pelatih: De Zerbi ke Marseille, Di Fransesco ke Venezia, Vanoli ke Torino
Makin Kuat di Bawah Asuhan Fabian Hurzeler
St Pauli semakin kuat di bawah asuhan Hurzeler pada musim 2023-24 dan memulai musim dengan positif dengan 20 pertandingan tak terkalahkan di divisi kedua, mencetak 37 gol dalam prosesnya.
Dijuluki 'Kiezkicker', St Pauli menduduki dua teratas klasemen Bundesliga 2 mulai matchday ketujuh dan seterusnya dan mereka memimpin puncak selama 22 dari 26 minggu sejak saat itu.
St Pauli kemudian mengumpulkan rekor klub 69 poin tingkat kedua setelah memenangkan 20 dari 34 pertandingan mereka.
Mereka mengamankan promosi ke divisi teratas untuk pertama kalinya dalam 13 tahun dengan kemenangan atas Osnabruck di pertandingan terakhir mereka, sebelum meraih gelar pada hari terakhir musim ini dengan kesuksesan tandang melawan Wehen Wiesbaden.
Hurzeler adalah dalang di balik kemenangan gelar St Pauli yang penuh gaya dan dia tidak hanya menerapkan gaya sepak bola yang menarik, dia juga menemukan keseimbangan yang tepat antara pertahanan dan serangan yang tidak dimiliki timnya di awal musim dan menjelang akhir musim. kampanye sebelumnya.
Apa yang Diharapkan Penggemar Brighton?
Hurzeler mengakui bahwa filosofi kepelatihannya dibentuk oleh pengalaman singkatnya bermain di level pemuda bersama juara abadi Bayern Munich.
“Sebagai pemain Bayern Munich, Anda harus selalu sukses. Tapi Anda tidak bisa hanya menjadi sukses; Anda juga harus bermain dengan cara tertentu, gaya sepak bola yang bagus,” kata Hurzeler kepada Transfermarkt.
“Anda tidak hanya harus sukses, tetapi juga memainkan gaya sepak bola yang bagus."
“Itulah yang membentuk kepribadian saya dan pemikiran saya tentang gaya yang ingin saya mainkan dan harus menghadapi tekanan. Jauh di lubuk hati dan DNA saya, saya ingin menguasai bola dan mendominasi permainan.”
Profil dan Biodata Matthew Davis: Remaja Subiaco AFC U15 Dipanggil Timnas Indonesia U17 |
![]() |
---|
Profil dan Biodata Thom Haye: Profesor Lini Tengah Timnas Indonesia bak 'Bapak-bapak Fun Football' |
![]() |
---|
Profil dan Biodata Jens Raven: Remaja Dordrecht 18 Tahun Penuh Ambisi Bela Indonesia |
![]() |
---|
Profil dan Biodata Leo Kokubo, Kiper Jepang Keturunan Nigeria di Piala Asia U23 |
![]() |
---|
Profil dan Biodata Maarten Paes, Kiper FC Dallas jadi WNI dan Siap Bela Timnas Indonesia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.