Profil dan Biodata Pemain Sepak Bola

Profil Fabian Hurzeler, Pelatih Baru Brighton Berusia 31 Tahun Punya Statistik Mentereng

Brighton & Hove Albion telah mengonfirmasi penunjukan Fabian Hurzeler sebagai pelatih kepala baru mereka.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/@fabian.hurzeler
Fabian Hurzeler, pelatih baru Brighton and Hove Albion 

 

Pensiun di Umur 23 dan Jadi Pelatih

Sejak tim U-12 dan seterusnya, Hurzeler mewakili Bayern Munchen di semua level pemuda dan mengenakan ban kapten untuk setiap kelompok umur.

Dia juga pemain reguler di tim nasional Jerman di kelompok umur, sebelum meninggalkan Bayern Munchen pada tahun 2013 untuk mewakili Hoffenheim II dan 1860 Munich II selama periode tiga tahun.

Pada usia 23 tahun, Hurzeler mengambil keputusan untuk terjun ke liga amatir sepak bola Jerman dan menjadi pemain-pelatih di FC Pipinsried.

Dia akhirnya gantung sepatu dan berkonsentrasi pada kepelatihan, mengalihkan pekerjaannya di Pipinsried dengan peran sebagai asisten pelatih tim Jerman U-18 dan U-20, sebelum bergabung dengan St Pauli dengan peran serupa pada tahun 2020.

 

Kenaikan Pesat dan kesuksesan St Pauli

Hurzeler memulai kehidupan di St Pauli sebagai salah satu dari dua asisten pelatih berusia 27 tahun, bersama dengan Loic Fave.

Mereka bekerja di bawah manajer Timo Schultz, seorang tokoh populer dan legenda klub yang menghabiskan enam tahun terakhir karier bermainnya di klub yang berbasis di Hamburg sebelum mengambil alih pada musim panas 2020.

Namun, setelah lebih dari dua tahun memimpin, Schultz dibebastugaskan setelah hanya meraih empat kemenangan dalam 17 pertandingan divisi kedua pada awal musim 2022-23.

Keputusan tersebut tidak diterima dengan baik oleh para pendukung klub karena mereka merasa bahwa pahlawan klub mereka pantas mendapatkan lebih banyak waktu untuk mengubah nasib mereka.

Yang mengejutkan banyak orang, Hurzeler ditawari pekerjaan untuk menggantikan Schultz dan pada usia 29 tahun menjadi manajer termuda mereka pada bulan Desember 2022.

Penunjukan Hurzeler terbukti sukses seketika karena ia memenangkan masing-masing dari 10 pertandingan pertamanya sebagai pelatih St Pauli, mencetak rekor klub baru, dan memperbaiki rekor tujuh pertandingan tak terkalahkan Jurgen Klopp dalam peran manajerial pertamanya di Mainz 05.

Hanya dalam waktu beberapa bulan, tim asuhan Hurzeler menukar pertarungan degradasi dengan dorongan promosi dan pada satu tahap hanya tertinggal enam poin dari tempat promosi otomatis.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved