Berita Tanjab Barat

Korban Rudapaksa Ayah Kandung di Tanjabbar Dititip ke Balai Rehabilitasi, Polda Kirim Tim Psikologi

Dua korban anak rudapaksa oleh ayah kandung MLG di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi ditempatkan di balai rehabilitasi Alyatama

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rohmayana
Ist
ILUSTRASI - Kuasa Hukum tiga anak di Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang  menjadi korban rudapaksa ayah kandung menduga ibu pelaku mengetahui kasus asusila tersebut. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua korban anak rudapaksa oleh ayah kandung MLG di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi ditempatkan di balai rehabilitasi Alyatama untuk mendapatkan perlindungan dan pemeriksaan psikologi.

Selain dua korban anak, ibu korban juga ikut mendampingi kedua anaknya meski anak pertama masih berada di tempat nenek, ibu dari pelaku.

Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira mengatakan, Polda Jambi juga mengerahkan Biro SDM tim psikologi untuk asistensi tehadap korban tersebut.

"Jadi kami minta bantuan Biro SDM Polda Jambi, dalam hal ini Psikolog untuk bisa membantu pendampingan terhadap korban walaupun dari dinas terkait juga pasti memberikan pendampingan," kata Andri, Minggu (9/6/2024).

Dia menyebut telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, melakukan penyitaan terhadap barang bukti serta menahan pelaku atau ayah korban.

"Tersangka sudah kita amankan dan sudah kita lakukan penahanan," sebutnya.

Baca juga: Polisi Ungkap Modus Ayah Rudapaksa Putri Kandung di Tanjab Barat Jambi: Ancam Habisi Ibu Korban

Baca juga: Awal Mula Terbongkarnya Perbuatan Keji Ayah Rudapaksa 3 Putrinya di Tanjabbar

Sementara itu, Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Kristian berkata bahwa korban berinisial L yang merupakan anak pertama pelaku saat ini masih berada di Kecamatan Merlung, kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama dengan orang tua pelaku atau nenek korban.

"Korban inisial L masih berada di tempat Opung atau orang tua dari tersangka. Untuk dua anak kita titipkan di Alyatama untuk pemulihan," kata Kristian.

Kristian mengaku, tidak menutup kemungkinan orang tua dari pelaku atau nenek korban juga akan diperiksa oleh penyidik.

"Kita dalami ya, tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemanggilan," ungkapnya. (Tribunjambi.com/ Rifani Halim)

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved