Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Awal Mula Terbongkarnya Perbuatan Keji Ayah Rudapaksa 3 Putrinya di Tanjabbar

Polisi mengungkapkan motif ayah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan rudapaksa pada tiga anaknya karena untuk memuaskan hasrat seksual pelaku.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Rifani Halim
Ayah di Tanjabbar, Pelaku Asusila Tiga Putrinya 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polisi mengungkapkan motif ayah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan rudapaksa pada tiga anaknya karena untuk memuaskan hasrat seksual pelaku.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Kristian mengatakan, latar belakang melakukan perbuatan rudapaksa untuk pemenuhan hasrat seksual.

"Karena yang bersangkutan hasrat seksual mungkin tinggi sehingga dia melakukan perbuatan tersebut kepada anaknya," kata Kristian, Jumat (7/6/2024).

Dia menyebut, ketiga anaknya dirudapaksa berulang-ulang kali, ada yang dilakukan dua, ada yang satu kali dilakukan dan ada yang lebih.

"TKP ada dua di Tebing Tinggi Sumatera Utara dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat," sebutnya.

Kristian menjelaskan, awal mula cerita itu dapat terungkap karena ada cekcok antara ayah dan anak kedua, saat ada kumpul keluarga.

Cek cok itu terdengar oleh sang ibu korban, lalu ibu bertanya apa yang telah dilakukan oleh pelaku.

"Korban bercerita kepada sang ibu, ibu langsung menghubungi keluarga, lalu pelaku diamankan oleh ormas dan diserahkan kepada kita," jelasnya.

"Kenapa anak ini memendam, karena ada ancaman dari pelaku bahwa akan membunuh ibu korban sehingga anak tersebut tidak menceritakan itu. Karena pertengkaran anak secara spontan menyampaikan pada ibunya," tambah Kristian.

Sebelumnya, kasus rudapaksa ayah terhadap 3 anak kandung di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi terjadi sejak 2021. Bahkan dilakukan karena unsur ketidak sengajaan.

Pengakuan itu diakui oleh pelaku MLG saat ditanya oleh Kasubdit Renakta, Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Kristian, pada Jumat (7/6/2024).

"Karena unsur ketidak sengajaan pak, saya menyesal pak melakukan itu saya tidak akan mengulangi lagi pak," kata MLG saat ditanya AKBP Kristian.

MLG mengaku, nekat melakukan itu karena sejak 2021 hingga 2023 lalu. Anak pertamanya dilakukan rudapaksa pada tahun 2021, sedangkan anak kedua dilakukan pada 2023 dan anak ketiga dilakukan pada 2022.

"Pertama kali antara 2021-2022 pak, anak kedua 2023 dan anak ketiga 2022 pak," ujarnya.

Perbuatan itu dilakukan MLG pada tiga anaknya bukan satu, dua kali dilakukan. MLG mengaku telah merudapaksa anaknya sebanyak 7 kali diberbagai tempat.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved