Kasus Asusila

Pria di Tanjab Barat Jambi Setubuhi 3 Anak Kandung, Ancam Bunuh Istri Jika Anak Bicara

Seorang pria di Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, tega menyetubuhi 3 anak kandungnya yang masih di bawah umur.

Editor: Suci Rahayu PK
Freepik.com
Ilustrasi korban pencabulan. Ayah di Tanjab Barat Jambi tega setubuhi 3 anak kandungnya 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pria di Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, tega menyetubuhi 3 anak kandungnya yang maish di bawah umur.

3 korban masing-masing berusia 11, 12 dan 16 tahun.

Dari video yang beredar di media sosial, pria itu mengaku perbuatannya dilakukan dengan sengaja.

Ilustrasi Pencabulan
Ilustrasi Pencabulan (Tribun Lampung)

Bahkan pelaku tak hanya sekali menyetubuhi anak kandungnya.

Dari lima anaknya, tiga orang sudah dia perlakukan secara tak senonoh olehnya.

“L 1 kali pak, M 5 kali pak dan S 1 kali,” ucap pelaku.

Baca juga: Viral Mama Muda Cabuli Anak Kandungnya, KPAI Serukan Pihak Terkait Selamatkan Korban

Baca juga: Insentif Nakes Belum Dibayar 5 Bulan, Wakil Direktur Sebut Keuangan RSUD Raden Mattaher Jambi Minus

Peristiwa ini terjadi di dua tempat berbeda. Informasi yang dihimpun Tribun, pertama di wilayah Tebing Tinggi, Sumatera Utara, saat keluarga tersebut masih berada di sana.

Mereka kemudian pindah ke Provinsi Jambi, tepatnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Tidak ada pekerjaan tetap. Istri dan anak-anak pelaku diperintahkan untuk mencari brondolan tiap hari.

Di Jambi, pelaku juga melakukan aksi bejatnya. Kali ini dia menyasar dua anak perempuannya yang masih belasan tahun. Tapi anak itu takut bicara.

Istri korban kemudian memergoki aksi suaminya pada tengah malam. Saat itu ia melihat beranjak dari kamar mereka ke kamar anak.

Pelapor kemudian mencari tahu, dan mendapati suaminya sedang ingin melampiaskan nafsu bejatnya kepada anak kandung.

Kasus ini awalnya viral di media sosial. Sejumlah pihak mendampingi korban dan istri pelaku untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jambi.

Baca juga: Keuangan RSUD Raden Mattaher Jambi Minus Karena BPJS? Belum Bayar Instentif Nakes 5 Bulan

Baca juga: 1.312 PPPK di Merangin Terima SK, Tahun Ini Rrekut PPPK Untuk Guru, Tenaga Kesehatan dan Teknis

Baca juga: Resep Seblak Kuah, Rendam Kerupuk dalam Air Panas Sebelum Dicampur Bumbu

Pengakuan ibu korban dalam video beredar, selama ini anak-anak mereka takut menceritakan kepedihan yang dialami akibat perbuatan ayahnya sendiri.

Ada ancaman dari pelaku, yakni akan membunuh ibu dari anak-anaknya itu bila sampai korban menceritakan yang dialami.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved