Advertorial

BKKBN RI Gelar Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana bersama Zulfikar Achmad di Jambi

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kembali hadir untuk gencarkan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Percepatan Penurunan Stunting Bersa

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kembali hadir untuk gencarkan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja. 

BKKBN Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, Sabtu, 25 Mei 2024 - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kembali hadir untuk gencarkan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja.

Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Ahmad Yadi. selaku DPPKB Kab. Muaro Jambi dan dihadiri pula oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Drs. Putut Riyatno, M.Kes serta mitra kerja BKKBN yaitu Drs. H. Zulfikar Achmad yang mengajak BKKBN untuk terus menggencarkan sosialisasi pencegahan stunting di Provinsi Jambi.

Menurut Zulfikar, berbagai Program BKKBN seperti Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang kini dikemas dalam istilah baru menjadi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana yang disingkat menjadi Program Bangga Kencana, merupakan hal penting yang harus diterapkan di masyarakat.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kembali hadir untuk gencarkan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kembali hadir untuk gencarkan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja. (ist)

Hal tersebut dilakukan supaya kedepannya bangsa ini punya anak-anak sesuai dengan yang diharapkan dan tidak menjadi anak yang stunting. Stunting itu terjadi Ketika kondisi anak tumbuh dan berkembang yang kurang optimal diakibatkan asupan gizi. Asupan gizi ini perlu diperhatikan karena menyangkut generasi Indonesia berikutnya untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Meskipun angka stunting Provinsi Jambi di bawah rata-rata nasional, namun kita memiliki target untuk menurunkan angka tersebut, ujar Putut Riyatno.

Pada 2024 ini, angka stunting di Provinsi Jambi ditargetkan turun menjadi 14 persen dari 18 persen, yang menjadi tantangan bagi kita semua supaya 2025 nanti stunting di Provinsi Jambi bisa menjadi 12 persen saja. Katanya.

Sebagaimana laporan dari Dinas PPKB Kab. Muaro Jambi Bapak Ahmad Yadi, Stunting di berbagai kecamatan yang telah disebutkan satu persatu tadi maka capaian tersebut sangatlah positif dan akan mencapai target yang telah ditetapkan agar di 2025 capaian stunting sudah turun menjadi 12 persen.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pondok Meja, Kec. Mestong, Kab. Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Dihadiri pula oleh Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Kec. Mestong, (25/05/2024). (adv)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Zulfikar Achmad dan BKKBN Ajak Warga Alam Barajo Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Kota Jambi

Baca juga: Liga Italia: Udinese dan Empoli Selamat, Frosinone Degradasi

Baca juga: BKKBN Bersama Drs H Zulfikar Achmad Gencar Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Kota Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved