Berita Kota Jambi

Pasar Angso Duo Produksi 12 Ton Sampah Setiap Hari

Tribun Jambi/ M Yon Rinaldi
Pasar Angso Duo yang berlokasi di dekat Masjid Agung Al-falah Kota Jambi sempat viral dengan tumpukan sampah yang tidak teratasi. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Pasar Angso Duo yang merupakan pasar terbesar di Kota Jambi dalam satu hari memproduksi 12 ton sampah.

Sampah yang dihasilkan dari pasar ini sebagian besar merupakan sampah organik yang merupakan limbah dari sayuran yang tidak terjual setiap harinya.

Purnomosidi Direktur Pasar Angso Duo Jambi mengatakan sampai saat ini sampah yang ada di Pasar Angso Duo diteruskan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Talang Gulo.

"Sampah yang ada di sini kita teruskan ke TPA Talang Gulo," ujarnya Minggu (5/5/2014).

Untuk menanggulangi banyaknya sampah pihak pengelolah memiliki dua armada khusus yang beroperasi setiap harinya.

Selian itu, mereka juga memiliki 35 petugas kebersihan yang mengorganisir permasalahan sampah di Pasar Angso Duo ini.

"Ada 35 orang yang bertugas membersihkan sampah setiap harinya, Dimana mereka kita gaji mingguan," ujar Purnomo.

Purnomo menceritakan untuk permasalahan sampah di pasar Angso Duo ini pihaknya sampai sekarang masih menyesuaikan dengan peraturan wali Kota No 29 tahun 2023 tentang tarif sampah yang di buang di talang gulo.

Dimana per Januari 2024 kemarin setiap 1 ton sampah yang di buang di TPA Talang Gulo di kenakan biaya Rp 100 ribu per Ton.

"Tantu ini kita harus mencari sumber pendapatan baru, karena setiap hari kita harus mengeluarkan Rp 1.2 juta," ujarnya.

Ia melanjutkan jika tarif sampah ini tentunya akan di bebankan ke pedagang yang ada di pasar, dalam prakteknya pedagang di pasar ini belum kompak karena masih belum ada yang membayar uang kebersihan ini.

"Sampai saat ini yang baru terkumpul 20-30 persen, agar sampah ini terbuang pengelolah harus manalagi dulu setiap harinya," ujar Purnomo.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi meminta pasar Angso Duo untuk membuat Bank Sampah.

Hal ini selain untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo juga sejalan dengan instruksi wali Kota No 5 tahun 2024.

"Saat ini Kota Jambi telah memiliki Instruksi Wali Kota no 5 Tahun 2024 tentang bank sampah, dimana setiap perusahaan hingga kelurahan memiliki Bank Sampah, hal ini untuk mengurangi permasalahan sampah di Kota Jambi," ujar Ardi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi.

Baca juga: Warga Keluhkan Sampah Menumpuk di Bawah Jembatan di Hamparan Rawang Kerinci, Aliran Sungai Tersumbat

Baca juga: Tugu Keris Siginnjai Kota Jambi Dipenuhi Sampah Usai Nobar Piala Asia, Pagi Kembali Bersih

Baca juga: Sempat Viral, Tumpukan Sampah Masih Terlihat di Pasar Angso Duo Jambi, Ini Kata Manajemen dan DLH