Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 8 April 2024 - Penebusan yang Berdampak
Bacaan ayat: 1 Yohanes 3:15 (TB) Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembun
Renungan Harian Kristen 8 April 2024 - Penebusan yang Berdampak
Bacaan ayat: 1 Yohanes 3:15 (TB) Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Penebusan yang Allah lakukan dalam Yesus Kristus, ternyata berdampak signifikan bagi kehidupan.
Orang-orang percaya pada posisi menerima jaminan keselamatan, yaitu kehidupan kekal. Itu bukan sekedar janji yang akan digenapi nanti, namun realitas hidup yang sudah terjadi dan dinikmati hari ini.
Itu sebabnya, orang-orang percaya mengalami perubahan dan pembaharuan dalam Yesus. Yang tadinya dikuasai dosa, sehingga kecenderungan perilakunya pasti mengarah pada dosa; sekarang dimungkinkan untuk memilih hidup dalam kebenaran.
Orang-orang percaya perlu fokus untuk hidup benar sebagai tanda bahwa ia telah hidup dalam jaminan keselamatan.
Salah satu fokus tanda yang terlihat, akan nampak pada relasi dengan sesama. Yohanes menulis dalam suratnya, "Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya."
Membaca tulisan tersebut, membuat kita sedikit mengernyitkan kening tanda ada kegundahan, "Mungkinkah kehidupan bisa bebas dari membenci?"
Apa hubungannya antara jaminan kehidupan kekal dengan kebencian? Sangat erat, seperti dua sisi dari satu mata uang. Jaminan kehidupan kekal akan memposisikan orang-orang percaya untuk menghargai kehidupan. Kehidupan adalah anugerah yang harus dipertahankan, sebab kehidupan adalah milik Allah.
Hanya Dia yang berhak mengambil dalam otoritas-Nya.
Nampaknya Yohanes mengajak kita untuk mewaspadai hal-hal yang berpotensi pada tindakan meniadakan kehidupan atau membunuh. Potensi besar yang bisa mengarahkan seseorang pada tindakan membunuh adalah kebencian. Pikiran yang sudah tersimpangkan oleh dosa akan membenarkan tindakan membenci, atau memakluminya dengan banyak alasan.
Paling logis, bahwa tindakan buruk orang lain diposisikan sebagai alasan kuat untuk membencinya. Bahkan bisa diperhalus dengan pernyataan, "Saya membenci tindakannya, bukan orangnya!"
Benarkah demikian? Sebuah kemustahilan untuk memisahkan tantara tindakan dan pelaku. Kenyataannya, membenci tindakan akan dinampakkan dalam tindakan membenci pelakunya!
Dalam hal ini Iblis lah yang diuntungkan. Iblis menungganggi kebencian untuk diarahkan pada tindakan membunuh: pembunuhan tanpa berdarah-darah!
Yohanes tegas, bahwa membenci langsung terkait erat dengan tindakan membunuh: bukan hanya satu orang; tapi pembunuh manusia!
| Pria yang Meludahi Pengendara di Jaksel Dibebastugaskan dari Jabatannya di PT Kilang Pertamina |
|
|---|
| Pemkot Jambi Akan Gelar Salat Idul Fitri 1445 Hijriah di Lapangan Utama Balaikota |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Selasa 9 April 2024: Cancer Bahagia, Pisces Bersinar, Capricorn Dapat Dukungan |
|
|---|
| Jadwal Acara SCTV Hari ini Senin 8 April 2024: Sinetron Hidayah Cinta dan Magic Tumbler |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/02022021-feri-nugroho.jpg)