Gunung Marapi Sumbar 3 Kali Erupsi hingga Rabu Siang
Rabu (27/3/2024) sekira pukul 11.22 WIB, Gunung Marapi Sumatera Barat kembali erupsi. Erupsi pada Rabu siang merupakan erupsi Gunung Marapi ketiga
TRIBUNJAMBI.COM - Rabu (27/3/2024) sekira pukul 11.22 WIB, Gunung Marapi Sumatera Barat kembali erupsi.
Ini sesuai pantauan Pos PGA Bukittinggi.
"Kolom abu teramati 1.500 meter dari puncak. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi ± 47 detik. Kolom abu teramati bewarna kelabu dengan intensitas ketebalan condong ke arah Barat," jelas petugas Pos PGA Bukittinggi.
Erupsi pada Rabu siang merupakan erupsi Gunung Marapi ketiga sejak erupsi pada pukul 00.13 WIB.
Kemudian pukul 08.39 WIB erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.500 m di atas puncak atau 4.391 m di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat.
Erupsi Gung Marapi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi sekitar 54 detik.
Baca juga: Unja Buka Suara Soal Status Sihol Situngkir, Tersangka TPPO Berkedok Magang Ferienjob ke Jerman
Baca juga: Viral PN Jepara Banjir Kiriman Karangan Bunga, Minta Daniel Frits Aktivis Lingkungan Dibebaskan
Saat ini status Gunung Marapi masih Level III (Siaga), masyarakat dihimbau agar tetap mematuhi rekomendasi.
Pemerintah Daerah Kota Bukit Tinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.
Kemudian juga bisa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukit Tinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.
Pemko Padang Panjang Liburkan Sekolah
Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang memulangkan siswa lebih awal untuk menghindari dampak abu vulkanik Gunung Marapi
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Nasrul, S.H, M.Si menyampaikan, sesuai arahan Penjabat (Pj) Wali Kota, kebijakan ini dilakukan mengingat kondisi erupsi Gunung Marapi yang berdampak luar biasa terhadap lingkungan sekolah.
"Maka untuk keselamatan dan pencegahan bahaya penyakit ISPA (infeksi saluran pernafasan akut-red) terhadap siswa dan warga sekolah, maka sekolah untuk hari ini diliburkan. Tadi jam 08.30 WIB siswa sudah dipulangkan," ujarnya dilansir dari Diskominfo Padang Panjang.
Pihaknya mengimbau siswa agar menggunakan masker untuk melindungi diri dari ISPA, serta perlengkapan lainnya untuk melindungi mata dan kulit dari debu dan hujan abu vulkanik.
Unja Buka Suara Soal Status Sihol Situngkir, Tersangka TPPO Berkedok Magang Ferienjob ke Jerman |
![]() |
---|
15 Balita di Sungai Penuh Jambi Alami Stunting, DPPKB Klaim Terjadi Penurunan |
![]() |
---|
Viral PN Jepara Banjir Kiriman Karangan Bunga, Minta Daniel Frits Aktivis Lingkungan Dibebaskan |
![]() |
---|
Lapas Kelas IIB Muara Bulian Usul 163 Warga Binaan Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri: 1 akan Bebas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.