Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

PP Pemuda Katolik Gelar Kursus Kepemimpinan Lanjut di Cirebon, Komda Jambi Utus 6 Kader

Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Provinsi Jambi mengirimkan enam orang anggota menjadi delegasi untuk mengikuti Kursus Kepemimpinan Lanjut (KK

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) II Pemuda Katolik di Cirebon, Jawa Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, CIREBON- Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Provinsi Jambi mengirimkan enam orang anggota menjadi delegasi untuk mengikuti Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) II Pemuda Katolik di Cirebon, Jawa Barat.

KKL tersebut sebagai bentuk keterlibatan kaum muda, khususnya Pemuda Katolik untuk terlibat dalam roadmap akselerasi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2024 pasca penetapan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Peran keterlibatan Pemuda Katolik ini menjadi tema sentral Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) II Pemuda Katolik 2024 yang diselenggarakan di Kota Cirebon dan Kabupaten Kuningan, 22-24 Maret 2024.

KKL ini mengusung tema, “Kiprah Strategis dan Akseleratif Kader Pemuda Katolik Pasca Pemilu 2024”.

KKL II ini menjadi istimewa karena menjadi momen untuk mengevaluasi sepak terjang dan akselerasi kader Pemuda Katolik yang baru saja terlibat di Pemilu 2024.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma mengatakan, dalam landscap Pemuda Katolik sebagai organisasi genetik, maka organisasi ini adalah organ kaderisasi dan secara institusional Pemuda Katolik adalah organisasi Masyarakat.

Untuk itu, keterlibatan para kader Pemuda Katolik di kontestasi Pemilu 2024 adalah sebuah panggilan hati menjiwai tata dunia.

Kiprah kader Pemuda Katolik pasca Pemilu itu menjadi isu sentral yang dibahas pada KKL II.

"Pasca Pemilu, ada 35 kader Pemuda Katolik sesuai rekapitulasi KPU yang terpilih menjadi DPRD Provinsi maupun kabupaten/kota. Sedangkan 74 kader Pemuda Katolik terlibat dalam Penyelenggara Pemilu,” ujar Gusma.

Pemuda Katolik kata Gusma, berusaha memaksimalkan eksistensi dan perannya dalam kehidupan sosial politik kemasyarakatan. Sebab kader Pemuda Katolik adalah bagian dari struktur kebangsaan yang ada di Indonesia.

Dengan ambil bagian dalam pemerintahan, peran Pemuda Katolik menjadi semakin diperhitungkan, organisasi yang berpengaruh dan berkarakter.

Terkait KKL II, Gusma mengatakan KKL merupakan jenjang tertinggi formasi kaderisasi organisasi Pemuda Katolik nasional. Setiap kader harus bersungguh-sungguh melakukan update dan upgrade diri, utamanya aspek kepemimpinan.

KKL II kali ini dibuka oleh Dirjen Bimas Katolik, Suparman Sirait didampingi Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag RI, Krisna Ariza; Mewakili Gubernur Jawa Barat, Kadis Dispora Jawa Barat, Gilang Sailendra. Mewakili Pj Wali Kota Cirebon, Kesra Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sutikno dan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Kepemudaan, Ormas Katolik, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.

Dirjen Bimas Katolik mengajak Pemuda Katolik untuk menyadari keterlibatannya sebagai organisasi bernafaskan doktrin dan ajaran Gereja Katolik, dan terus bergerak dalam rel ideologi Pancasila dan konstitusi negara.

Terkait tema KKL II, Suparman menambahkan menjadi pimpinan itu mudah sekali tetapi menjadi pemimpin itu sulit. Maka sebagai wadah pengkaderan, organisasi Pemuda Katolik harus mampu bertransformasi menjadi perahu konsolidasi kader Katolik lewat Pembangunan dan penguatan etalase politik Katolik dan etalase politik konsolidasi.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved