Pilgub Jambi 2024
Golkar Potensi Kembali Usung Cek Endra di Pilgub Jambi 2024, Soal Koalisi Tunggu Hasil Survei
DPP partai Golkar sudah memberikan surat tugas atau mandat kepada calon kepala daerah, untuk Gubernur Jambi diberikan kepada Ketua DPD Cek Endra
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Partai Golkar berhasil mempertahankan kursi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi dan mengamankan 7 kursi karena memperoleh suara terbanyak ketiga setelah PAN dan PDIP.
Perolehan suara Golkar juga bertambah ketimbang 2019 lalu yang, kini di pileg 2024 Golkar mampu memperoleh 254.076 suara.
Perolehan suara terbanyak ketiga dan perolehan 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi ini menjadi modal penting partai Golkar untuk menyongsong Pemilihan Gubernur Jambi 2024 November mendatang.
Kepala Bappilu DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Joni Ismed mengatakan bahwa pihaknya akan segera membentuk tim seleksi Pilkada untuk Gubernur dan juga Bupati/Wali Kota.
Joni Ismed mengungkapkan bahwa di Pilgub Jambi 2024, partai Golkar akan mengusung kader sendiri.
Sebelumnya DPP partai Golkar sudah memberikan surat tugas atau mandat kepada calon kepala daerah, untuk Gubernur Jambi diberikan kepada Ketua DPD Cek Endra dan mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola.
Surat tugas tersebut menginstruksikan kader partai Golkar untuk bersosialisasi sebagai calon kepala daerah kepada masyarakat.
"Insyaallah (usung kader sendiri), setelah terbentuknya ini (Timsel), kita akan melakukan survei untuk Gubernur, Bupati dan Walikota, hasilnya kita akan lapor ke DPP, nanti DPP akan memutuskan akan dilanjutkan (sesuai surat tugas) atau kita akan berkoalisi (usung calon diluar partai)," ujarnya, Minggu (17/3/2024).
Dengan 7 kursi yang dimiliki, partai Golkar membutuhkan tambahan 4 kursi lagi untuk bisa mengusung kadernya di Pilgub Jambi.
Namun sampai saat ini untuk partai koalisi, Golkar masih belum menjalin komunikasi, bisa saja sejalan dengan koalisi seperti pilpres 2024 ini, dengan PAN, Demokrat, dan Gerindra. Atau bisa juga seperti koalisi Pilgub 2020 bersama PDIP.
"Kita ini fleksibel saja, yang mana kita memungkinan berkoalisi dan memenangkan pertarungan pasti kita ambil," ucapnya.
"Tentu kita tidak bisa berjalan sendiri, apakah partai Golkar wajib nomor satu atau dua, itu nanti setelah kita lihat perkembangan dinamika di lapangan," tambahnya.
Namun yang pasti kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi tersebut bahwa partai Golkar tidak mau kalah, Golkar mau menang, dan akan menyodorkan kader-kader yang menang.
"Golkar akan menyodorkan kader-kader yang berpotensi menang, bukan yang berpotensi kalah, kalau berpotensi kalah Golkar tidak akan mendukung dan tidak akan merekomendasikan nama tersebut," tegasnya.
Selain nama Cek Endra dan Zumi Zola yang sudah mendapatkan surat tugas dari DPP, ada satu kader Golkar yang memiliki potensi, yakni Sukandar.
Usai Pendaftaran Calon Gubernur Jambi Diterima, Romi Hariyanto Naik Kepala Reog |
![]() |
---|
Dukung Romi-Sudirman, Hasbi Anshory: Kami Berusaha Menyelamatkan Demokrasi di Jambi |
![]() |
---|
Hitungan Jam Putuskan Berpasangan dengan Romi Hariyanto, Sudirman: Ingin Bangun Jambi |
![]() |
---|
Diusung 4 Partai dengan 206.487 Suara, Dokumen Romi-Sudirman Dinyatakan Lengkap dan Diterima |
![]() |
---|
Anggota DPRD Jambi, Fadli Sudria, dan Politisi PAN Dukung Pasangan Romi-Sudirman |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.