Berita Kota Jambi
Target Pajak Kota Jambi 2024 Sebesar Rp390 Milyar
Pemerintah Kota Jambi melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Jambi (BPPRD) menargetkan penerimaan pajak cukup tinggi di tahun 2024
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Pemerintah Kota Jambi melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Jambi (BPPRD) menargetkan penerimaan pajak cukup tinggi di tahun 2024.
Nella Ervina Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi mengatakan target penerimaan pajak Kota Jambi di tahun 2024 ini sebesar Rp 390 milyar.
"Target kita tahun ini lebih tinggi dari tahun kemarin," ujarnya Senin (11/3/2024).
Tahun ini target penerimaan pajak Kota Jambi naik sekitar 18 persen di bandingkan 2023.
Dimana naik sebanyak Rp 40 milyar jika di bandingkan di bandingkan 2023.
"Di 2023 itu target penerimaan pajak kita Rp 350 milyar, naik Rp 40 milyar tahun ini menjadi Rp 390 milyar," ujar Nella.
Baca juga: Siapa Sebenarnya Maria Magdalena, Wanita Cantik Sukses 4 Periode Jadi Anggota DPRD Kota Jambi
Baca juga: Sosok Varial Adhi Putra, Kadis DLH Jambi Diusulkan Fraksi DPRD Tebo Jadi Pj Bupati Gantikan Aspan
Sementara itu sepanjang 2023, Realisasi Penerimaan pajak tahun 2023 meningkat 7.2 persen dari tahun 2022 dan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB) mencatatkan pencapaian yang cukup bagus.
Nella Ervina Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi mengatakan sejak 2021 silam pendapatan dari PBB Kota Jambi telah mencapai 100 persen dari target yang telah ditetapkan.
"Pencapaian ini pertama kali dalam sejarah Kota Jambi," ujarnya.
Target PBB di Kota Jambi sebesar Rp 33 Milyar per tahun. Jumlah itu 9 persen dari total pendapatan di BPPRD Kota Jambi.
Tahun 2023 pencapaian pendapatan dari PBB telah lebih dari Rp 33 Milyar.
Untuk itu, Nella mengatakan di 2023 tidak hanya mengejar pencapaian 100 persen saja tapi juga ketepatan pencapaian 100 tersebut.
" Per 30 September kemarin kita sudah tercapai 100 persen,"Katanya.
Nella menceritakan untuk pencapaian yang mereka dapatkan ada beberapa hal yang mereka lakukan seperti pada saat terbit SPPT PBB langsung melakukan sosialisasi agara masyakat patuh dalam melakukan pembayaran.
Setelah berhasil mencapai target pendapatan kedepan BPPRD Kota Jambi akan fokus melakukan pemutahiran data seperti memperbaiki alamat, luas tanah hingga bangunan.
Nella mengatakan walupun pencapaian sudah melebihi target namun tidak dapat di pungkiri ada sebagian kecil masyarakat yang tidak memiliki PBB.
"Dalam peta kami seluruh rumah di Kota Jambi telah memiliki PBB, Tapi mungkin ada beberpa rumah yang belum melakukan pemecahan PBB, Sebagian lagi, karena tidak mengetahui administrasi pengurusan PBB," ujarnya
"Sebenarnya pembuatan SPPT PBB itu sangat gampang apanlagi saat ini kita telah memiliki banyak saluran saluran," katanya
"Masyarakat tinggal melapor ke lurah, nanti lurah menginformasikan ke kita untuk pendataan di lapangan," timpalnya.
Lebih lanjut Nella mengatakan di tahun 2024 BPPRD Kota Jambi punya program untuk melakukan pendataan di masyarakat.
"Dalam peta kami seluruh rumah di Kota Jambi telah memiliki PBB, Tapi mungkin ada beberpa rumah yang belum melakukan pemecahan PBB, Sebagian lagi, karena tidak mengetahui administrasi pengurusan PBB," ujarnya
"Sebenarnya pembuatan SPPT PBB itu sangat gampang apanlagi saat ini kita telah memiliki banyak saluran saluran," katanya
"Masyarakat tinggal melapor ke lurah, nanti lurah menginformasikan ke kita untuk pendataan di lapangan," timpalnya.
Lebih lanjut Nella mengatakan di tahun 2024 BPPRD Kota Jambi punya program untuk melakukan pendataan di masyarakat.
"Jadi, warga yang belum punya PBB bisa melapor untuk dilakukan pendataan," katanya.
Selain tidak punya PBB ada juga sebagian kecil warga yang mangkir membayar PBB.
Nella mengatakan warga yang mangkir bayar biasanya disebabkan oleh beberapa hal, seperti tidak ada uang dan keberatan atas nominal yang diberikan.
"Namun secara keseluruhan animo masyakat untuk membayar PBB cukup tinggi," katanya
Untuk mempermudah masyakat membayar PBB BPPRD Kota Jambi memiliki mobil keliling untuk mengakomodasi masyakat.
"Silakan ketua RT, lurah dan camat untuk berkordinasi dengan kita, agar kita akomodasi," katanya. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi).
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Waktu Belajar Siswa di Sarolangun Dibatasi Selama Ramadan
Baca juga: Tetangga Sebut Keluarga yang Terjun dari Apartemen di Penjaringan Religius
Baca juga: Politisi PDIP Sebut Jokowi yang Butuh Golkar, Bukan Sebaliknya:Kendaraan untuk Eksis dalam Kekuasaan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.