Pilbup Tebo 2024

Misteri Kuda Hitam Pilgub Tebo 2024, Pengamat Ungkap Rivalitas Rimbo vs Aliran Batanghari

"Jadi, catatan saya, Pilkada Tebo 2024 ini menarik, ya. Selain ada sembilan orang laki-laki. Ada juga tiga perempuan yang diperhitungkan," kata Gaman

Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI
Tribun Jambi Edisi 7 Maret 2024 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Beberapa nama yang diperkirakan maju Pemilihan Bupati atau Pilbup Tebo 2024 telah muncul.

Meski masih akan digelar pada November nanti, beberapa bakal calon bupati sudah menyatakan kesiapannya.

Dua orang yang telah memberikan pernyataan akan maju kontestasi, yaitu H Aspan yang saat ini merupakan Penjabat (Pj) Bupati Tebo, dan Saniatul Lativa, politikus Partai Golkar yang juga istri dari Sukandar, Bupati Tebo periode 2011-2016 dan 2016-2022.

Pemerhati politik Tebo, Gaman Sakti, menilai dua nama tersebut memang memiliki basis massa di daerah tersebut.

Namun, Gaman juga memaparkan ada beberapa nama yang berpotensi maju dalam perebutan kursi kepala daerah di Kabupaten Tebo.

Dia menyebut nama Mazlan yang merupakan Ketua DPRD Tebo, Hamdi yang Ketua PAN Tebo, Sekretaris DPD Demokrat Jambi Syamsu Rizal, Syahlan mantan Wakil Bupati Tebo, Eka Marlina yang merupakan Ketua PKB Tebo, dan Ketua PDI Perjuangan Tebo Wartono Triyan Kusumo.

Selanjutnya, ada juga Ketua Golkar Tebo Khalis Mustiko, politikus Golkar sekaligus mantan Ketua DPRD Tebo Agus Rubiyanto, anggota DPD RI Elviana dan politikus muda PAN Ansori Hasan.

"Jadi, catatan saya, Pilkada Tebo 2024 ini menarik, ya. Selain ada sembilan orang laki-laki. Ada juga tiga perempuan yang diperhitungkan," kata Gaman yang merupakan mantan Komisoner KPU Tebo, Kamis (7/3).

Masing-masing nama, menurut Gaman, memiliki kekuatan, baik basis massa, wilayah dan juga partai politik.

"Tinggal bagaimana mereka mendapatkan tiket untuk maju sebagai calon kepala daerah dengan mengantongi dukungan partai," tuturnya.

Berdasarkan sejarah pertarungan kepala daerah di Tebo, Gaman mengungkapkan ada rivalitas dua kekuatan besar, yaitu aliran Batanghari yang diwakili sembilan kecamatan, dan Rimbo yang diwakili tiga kecamatan.

"Di Rimbo Bujang itu ada kekuatan besar, diwakili Pak Haji Triman, dengan motor penggeraknya Pak Sukandar.

Memang Pak Sukandar tidak bisa maju lagi, tapi ada istrinya Saniatul Lativa yang berpotensi maju," ujarnya.

Tokoh-tokoh Rimbo itu tergabung dalam partai poliitik yang sama, yaitu Partai Golkar.

Jika nantinya di pilkada mereka bersatu, kata Gaman, maka kekuatan Rimbo akan sangat kuat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved