Berita Jambi
Gubenur Al Haris Wanti-wanti Pengusaha dan Sopir di Jambi Kala Uji Coba Skema Angkutan Batubara
Gubernur Jambi, Al Haris berikan peringatan tegas ke pengusaha dan supir truk batubara agar saat pengangkutan tidak mengakibatkan kemacetan di jalan.
Penulis: A Musawira | Editor: Darwin Sijabat
Al Haris Wanti-wanti pengusaha dan sopir batubara.
TIBUNJAMBI.COM - Gubernur Jambi, Al Haris berikan peringatan tegas ke pengusaha dan supir truk batubara agar saat pengangkutan tidak mengakibatkan kemacetan di jalan.
Penegasan itu disampaikaan gubernur pasca skema angkutan bau bara mulai di uji coba di Provinsi Jambi.
Uji coba tersebut dimulai Senin (4/2/2024) kemarin.
Al Haris mengatakan bahwa Pemprov Jambi akan melalukan evaluasi terkait pengangkutan batubara tersebut usai 3 skema itu di uji coba.
Berdasarkan pengamatannya, setelah beberapa hari berlangsung bahwa uji coba tersebut berjalan dengan baik dan aman terkendali.
"Kemarin kan sudah gelar pasukan, dan 3 skema itu sudah dimulai. Kita lihat dalam beberapa hari ini perkembangannya," ujar Al Haris belum lama ini.
Sepeti diketahui bahwa beberapa waktu lalu telah disepakati tiga skema pengakutan batubara di Provinsi Jambi.
Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Jambi Harap Pengusaha Batubara Tidak Hanya Memikirkan Keuntungan Semata
Baca juga: Skema Angkutan Batubara Jalan Darat Mulai Uji Coba, Gubernur Al Haris: Awas Ada Macet
Baca juga: Nekat Melintas di Jalan Nasional, Tiga Truk Bermuatan Batu Bara Diamankan di Mapolres Batanghari
Dia menegaskan bahwa dibutuhkan komitmen dari pengusaha dan sopir truk batubara untuk menjalan tiga skema tersebut.
Jika mereka berkomitmen kata Al Haris, maka tiga skema tersebut dapat dilanjutkan.
Komitmen tersebut untuk menjamin tidak terjadi kemacetan akibat menunputkan kendaraan saat pengangkutan baubara berlangsung.
Namun jika kemacetan terjadi, Al Haris mengatakan keputusan terkait skema pengangkutan batubara akan dievaluasi.
Sementara terkait penggunaan jalur air untuk pengangkutan batubara itu kata Al Haris, sedang dilakukan.
"Karena arahan dari Kementerian ESDM, kan memaksimalkan jalur air. Ini kita sedang lakukan," ujarnya.
Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan diserahkan ke sopir angkutan batubara akibat dampak penghentian operasional di jalan nasional beberapa waktu lalu saat ini masih berproses.
Baca juga: Hal yang Wajib Dipenuhi Sebelum Angkutan Batubara di Jambi Melewati Jalan Nasional
Dia berharap BLT tersebut dapat diserahkan secara sepenuhnya pada bulan ini.
"BLT terus berproses, ini agar penerimanya bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan sembako. Mudah-mudahan bulan ini bisa diserahkan semua," ucapnya.

Untuk diketahui bahwa nominal BLT ini senilai Rp200 ribu per paket.
Isi paket tersebut berupa gula 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kg, sarden 2 kaleng, mie instan 5 Bks, susu kental manis 1 kaleng, beras 5 kg yang disediakan oleh Perum Bulog Kanwil Jambi.
Paket itu disalurkan oleh PT POS ke 7.238 penerima. (Tribunjambi.com)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Profil dan Biodata Zulkifli Linus, Caleg PAN Lolos DPRD Provinsi Jambi, Tahun Ini Baru 25 Tahun
Baca juga: Pj Bupati Tebo Targetkan 7 Pejabat Eselon II yang Lolos Lelang Diajukan ke KASN Bulan Ini
Baca juga: Resmi Dilantik, Ini Profil Khairul Suhairi Direktur Utama Bank Jambi yang Baru
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.