Anggota TNI Serang Polres Jayawijaya, Bermula dari Futsal
Sejumlah anggota TNI menyerang Polres Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Sabtu (2/3/2024) pukul 20.10 WIT.
TRIBUNJAMBI.COM - Sejumlah anggota TNI menyerang Polres Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Sabtu (2/3/2024) pukul 20.10 WIT.
Penyerangan ini diduga bermula dari pertandingan futsal.
Dikutip dari Kompas TV, penyerangan Polres Jayawijaya diduga dilakukan oknum prajurit TNI dari Batalyon 756/WMS.
Akibat aksi penyerangan yang dilakukan anggota TNI tersebut, kantor Polres Jayawijaya mengalami kerusakan.
Kaca-kaca di ruangan Polres Jayawijaya mengalami pecah karena terkena lemparan batu.
Rincian kerusakan di Polres Jayawijaya, delapan kaca jendela ruang SPKT pecah, dua kaca jendela ruang kasat lantas pecah, dan empat kaca ruang Sipropam pecah.
Baca juga: Real Count PSI Melonjak Tajam, Pengamat Sebut Ada Operasi untuk Bawa PSI ke Senayan
Baca juga: Harga Sawit di Jambi Hari Ini, Naik Lagi di Harga Rp 2.649 per Kg
Kronologi Penyerangan
Berdasarkan informasi yang diterima, sejumlah anggota TNI yang melakukan penyerangan terhadap Polres Jayawijaya itu awalnya karena keributan antara personel Batalyon 757/WMS dengan warga di Lapangan Futsal Pilamo.
Kemudian, ada polisi yang melaporkan keributan tersebut kepada Subdenpom Wamena.
Tak lama setelah itu, sejumlah anggota TNI tiba-tiba mendatangi Polres Jayawijaya.
Mereka datang ke Polres Jayawijaya menggunakan truk dan dua mobil.
Para anggota TNI itu pun membawa senjata tajam dan senjata api saat melakukan aksi penyerangan.
Tanpa basa-basi, mereka langsung menyerang dan merusak sejumlah ruangan yang ada di Polres Jayawijaya.
Panglima Kodama atau Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen Izak Pangemanan mengatakan, aksi penyerangan yang dilakukan oknum TNI terhadap Polres Jayawijaya karena salah paham.
Baca juga: Penggelembungan Suara Caleg DPR RI Terbongkar di Rapat Pleno KPU Tebo, Dari 534 Jadi 2.967 Suara
Baca juga: Mulai Hari Ini Operasi Keselamatan Siginjai 2024 di Jambi, 12 Pelanggaran Lalin yang Disasar Razia
Meski demikian, kata dia, pihaknya akan memeriksa semua anggota TNI yang terlibat dalam penyerangan tersebut.
Operasi Keselamatan Siginjai 2024 di Jambi Mulai Hari Ini, 8 Pelanggaran yang Disasar saat Razia |
![]() |
---|
Real Count PSI Melonjak Tajam, Pengamat Sebut Ada Operasi untuk Bawa PSI ke Senayan |
![]() |
---|
Hari ini Ops Keselamatan Siginjai 2024 Dimulai, Berikut 8 Pelanggaran Prioritas |
![]() |
---|
Sinopsis Kuch Kuch Hota Hai, Tayang 4 Maret 2024 di ANTV |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.