Eks Rektor Universitas Pancasila Bantah Lakukan Pelecehan, Hari Ini Diperiksa Polda Metro Jaya
Rektor nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno alias ETH membantah telah melakukan pelecehan pada dua stafnya, RZ (42) dan D.
Rektor nonaktif Universitas Pancasila ETH kukuh membantah lakukan pelecehan pada 2 stafnya
TRIBUNJAMBI.COM - Rektor nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno alias ETH membantah telah melakukan pelecehan pada dua stafnya, RZ (42) dan D.
Ini disampaikan ETH saay akan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (29/2/2024).
"Enggak dong, itu (dugaan pelecehan) enggak (benar)," ujar ETH.
ETH juga membantah tudingan mencium pipi dan memegang area sensitif korban.
"Enggak, enggak lah. Saya harus masuk (untuk pemeriksaan). (Soal bantahan) semua sudah ke kuasa hukum," kata ETH.
Baca juga: Lecehkan 2 Stafnya Rektor Universitas Pancasila Dinonaktifkan
Baca juga: Satreskrim Polres Merangin Tangkap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang
Edie Dilaporkan Dua Karyawan Universitas Pancasila
Terdapat dua laporan yang dilayangkan terhadap Rektor Nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno erkait dugaan pelecehan seksual.
Laporan pertama dilayangkan pelapor yang merupakan karyawan di Universitas Pancasila berinisial RZ ke Polda Metro Jaya pada 12 Januari 2024.
Laporan kedua dilayangkan oleh pelapor berinisial DF, karyawan honorer di kampus tersebut.
Laporan tersebut dilayangkan ke Bareskrim Polri pada 29 Januari 2024, kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
Adapun dugaan pelecehan seksual yang dialami RZ terjadi setahun lalu, yaitu pada Februari 2023, pada bulan yang sama saat RZ dimutasi ke pascasarjana Universitas Pancasila.
Sementara dugaan pelecehan seksual yang dialami D terjadi sekitar Desember 2023. Kala itu, D mengundurkan diri dari kampus lantaran ketakutan usai dilecehkan oleh sang rektor.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiba di Polda Metro, Rektor Universitas Pancasila Bantah Lecehkan Stafnya",
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Jokowi Bantah Sidang Kabinet Bahas Makan Siang Gratis Prabowo: Program Presiden Terpilih Masuk APBN
Baca juga: Viral Pernikahan Bak Sinetron Bapak Tiriku Adalah Temanku, Emak Nikahi Teman Anak Terpaut 20 Tahun
Baca juga: Pantas Tak Cukup Rp 20 Juta, Kebutuhan Anak-anak Inara Rusli dan Virgoun Capai Rp 55 Juta Per Bulan
| Jokowi Bantah Sidang Kabinet Bahas Makan Siang Gratis Prabowo: Program Presiden Terpilih Masuk APBN |
|
|---|
| Satreskrim Polres Merangin Tangkap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang |
|
|---|
| Viral Pernikahan Bak Sinetron 'Bapak Tiriku Adalah Temanku', Emak Nikahi Teman Anak Terpaut 20 Tahun |
|
|---|
| 15 Hari Kesempatan Beli Pelatihan Pertama Kartu Prakerja: Manfaatkan Waktumu! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/29022024-eth.jpg)