Berita Kota Jambi
Tahun ini Terdapat 3 Pasar Beduk di Kota Jambi yang Dikelola Pemerintah
Pasar bedug, tempat menjual aneka keperluan saat berpuasa telah menjadi tradisi selama ramadhan di Kota Jambi.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Pasar bedug, tempat menjual aneka keperluan saat berpuasa telah menjadi tradisi selama ramadhan di Kota Jambi.
Tahun ini pemerintah Kota Jambi menghadirkan tiga lokasi yang dijadikan tempat pasar beduk yang dikelolah pemerintah.
Yakni di Jalan W R Supratman, Gang Siku dan kawasan depan Es Deddy Pasar atau seberang Hotel Duta Pasar Jambi.
Kabid Sarpras Disperindag Kota Jambi, Budi Setiawan mengatakan, untuk dikawasan tersebut pihaknya telah membuka pendaftaran bagi pedagang yang ingin berjualan di lokasi yang dimaksud.
“Sudah kita buka sejak Minggu kemarin dan sudah ada 12 pedagang di WR Supratman, gang siku 10 pedagang dan Duta 3 Pedagang,” jelasnya.
Baca juga: Konvoi Lewati Jalan Nasional Lima Angkutan Batubara Diamankan Satlantas Polres Batanghari
Baca juga: Usai Tega Habisi Nyawa Ayah Kandung, Pria di Kupang Akhiri Hidupnya Sendiri
Budi menyebutkan, pendaftaran ini diperkirakan akan berlangsung hingga 5 Maret 2024 mendatang. Targetnya, akan ada 700-an pedagang berjualan di pasar bedug, yang dikelola pemerintah.
“Memang untuk di kawasan Saimen itu kita pindah kan ke depan Es Deddy atau seberang Hotel Duta,” timpalnya.
Dijelaskan Budi, pedagang yang ingin berjualan di sana tentu akan dikenakan tarif khusus. Yakni tarif retribusi pasar senilai Rp125 ribu, tarif kebersihan Rp 30 ribu dan retribusi parkir senilai Rp 20 ribu.
“Itu dikenakan selama 1 bulan, atau selama mereka membuka lapak di sana,” jelasnya.
Saat ini, pihaknya masih dalam persiapan. Baik tengah mendata maupun menginventarisir fasilitas dan keperluan pedagang
“Kewajiban pedagang ada, yakni retribusi pasar, kebersihan dan parkir itu yang harus dipenuhi,” tambahnya.
Lanjutnya, pihaknya hanya memfasilitasi lahan dan tenda untuk para pedagang nantinya berjualan.
“Kalau untuk lapak, meja dan lainnya itu, dibawa masing-masing dari pedagang,” tutupnya.(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi).
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Penyebab Ambruknya Rumah di Perumahan Bukit Mas Merangin Jambi, Hujan Lebat Mempercepat Ambrol
Baca juga: Mengapa Pria di Kupang Tega Habisi Nyawa Ayah Kandung dan Pilih Akhiri Hidup? Apa Kata Polisi?
Baca juga: Rahasia Puasa Sehat dan Penuh Energi: Tips Sahur dan Buka Puasa yang Tepat
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.