Berita Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Buka Kegiatan Kerjasama Dalam Negeri

Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), membuka secara resmi kegiatan workshop kerja sama dalam negeri, Selasa (20/2)

Penulis: Sopianto | Editor: Herupitra
Sopianto/Tribunjami]bi.com
Bupati Tanjab Barat Buka Kegiatan Kerjasama Dalam Negeri  

TRIBUNJAMBI.COM,KUALATUNGKAL- Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), membuka secara resmi kegiatan workshop kerja sama dalam negeri, Selasa (20/2). 

Workshop ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait kesepakatan bersama, perjanjian kerja sama, nota kesepakatan, dan rencana kerja.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Bupati ini dihadiri oleh narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pj Sekretaris Daerah Pemkab Tanjab Barat, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD di lingkup Pemkab Tanjab Barat, BUMN, Perbankan, serta peserta workshop dan undangan lainnya.

Bupati Anwar Sadat menyampaikan terima kasih kepada Bagian Kerjasama dan Kemendagri yang telah menyelenggarakan workshop ini dalam rangka meningkatkan pola-pola kerjasama yang dibutuhkan.

“Pola-pola ini sangat kita butuhkan dalam pembangunan di Kabupaten Tanjab Barat terkait dengan kerjasama antar daerah, provinsi, maupun antar OPD, begitu juga dengan Perbankan,” ujarnya.

Baca juga: Kisruh Elpiji 3 Kg di Kuala Tungkal, 280 Tabung Gas Hari ini Tiba di Kuala Tungkal

Baca juga: Kasus Kecurangan Rekrutmen PPPK Kerinci, Penyidik Polda Jambi Kembali Panggil Para Saksi

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa untuk membangun Kabupaten Tanjab Barat perlu kerjasama dalam rangka mengikuti percepatan-percepatan pembangunan.

“Dan kita tidak hanya sekedar MoU, tetapi juga dengan melaksanakan PKS. Semuanya harus sebanding. Untuk Bagian Kerjasama, agar melakukan PKS sekaligus implementasinya dengan menurunkan kesepakatan yang normatif menjadi implementatif sehingga memang betul-betul dirasakan oleh masyarakat Tanjab Barat,” tambahnya.

Bupati Tanjab Barat juga meminta kepada Kemendagri untuk memberikan petunjuk, aturan, dan mekanisme, bahkan teknis yang sudah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan terkait kerjasama ini.

“Kita juga harus bersyukur karena menjadi Kabupaten yang open minded, yaitu terbuka untuk melakukan kerjasama dengan pihak mana saja selagi itu bermanfaat untuk banyak pihak, terutama bagi masyarakat,” terangnya.

Bupati sangat berharap setelah mengikuti workshop ini dengan adanya masukan dari Kemendagri nantinya bisa disumbangsihkan dalam beberapa hal seperti nota kesepakatan maupun rencana kerja. (Tribunjambi.com/Sopianto)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kisruh Elpiji 3 Kg di Kuala Tungkal, 280 Tabung Gas Hari ini Tiba di Kuala Tungkal

Baca juga: Kebakaran di Sungai Bahar, Satu Rumah Hangus Dilahap Sijago Merah

Baca juga: Kasus Kecurangan Rekrutmen PPPK Kerinci, Penyidik Polda Jambi Kembali Panggil Para Saksi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved