Tradisi Warga Pinggiran Sungai Batanghari, Berburu Ikan Rawa saat Air Pasang
Menangkap ikan menggunakan alat tradisional berbahan bilah bambu dan jaring, tengah digandrungi oleh masyarakat pinggiran sungai batanghari saat ini
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menangkap ikan menggunakan alat tradisional berbahan bilah bambu dan jaring, tengah digandrungi oleh masyarakat pinggiran sungai batanghari saat ini.
Curah hujan tinggi serta luapan air sungai yang berdampak banjir, tidak melulu berdampak Negatif bagi masyarakat. Disisi lain kondisi tersebut justru menjadi peluang cuan bagi mereka yang bisa membaca peluang.
Satu diantaranya dengan menangkap ikan dengan cara menangkul (berburu ikan menggunakan jaring). Yang kini tengah marak dilakukan oleh masyarakat Jalan Baru kawasan Sijenjang Kota Jambi.
Pak Yanto (45) satu dari warga yang melakukan aktivitas menangkul di kawasan jalan baru menuturkan, pada musim air naik seperti saat ini akan banyak sekali ikan ikan rawa yang keluar untuk berburu makanan dengan berkumpul.
Momen itulah yang saat ini banyak dimanfaatkan oleh Masyarakat untuk menangkap ikan, tidak hanya memancing masyarakat ada juga yang membawa peralatan menangkul untuk berburu ikan disini.
“Kalo memanggul ini sudah sering dilakukan, baik saat banjir ataupun air surut. Namun menangkul di jalan baru ini terbilang musiman karena sekarang momen yang pas untuk berburu ikan rawa seperti seluang sepat lundu dan sejenisnya, “ jelasnya.
Baca juga: Benarkah Prabowo-Gibran Prank Makan Siang Gratis? TKN: Bertahap, 82,9 Juta Anak di Tahun 2029
Baca juga: 9 Fakta Alice Norin yang Divonis Kanker Sarkoma, Sering Sakit Dibawah Perut hingga Rahimnya Diangkat
Pada saat air pasang seperti saat ini, ikan ikan yang berada di rawa ataupun genangan mereka keluar mencari makan secara berkerumun.
Ditambah ikan ikan yang terbawa dari aliran sungai batanghari banyak juga yang ikut masuk ke rawa sehingga jumlah ikannya jauh lebih banyak.
Kepada tribun jambi, pria yang kesehariannya sebagai pedagang ini menunjukan bagaimana cara menangkap ikan dengan menangkul.
Pertama dirinya sengaja membawa peralatan menangkul tersebut dari rumah, diantaranya bahan jaring yang sudah di jalin dengan lebar 4x4 meter.
Kemudian beberapa bilah bambu yang disesuaikan dengan kondisi tempat, serta tali dan juga peralatan lain untuk penampungan ikan.
Setiba di lokasi, peralatan tersebut satu persatu dirangkai kemudian siap untuk digunakan menangkap ikan.
Caranya juga terbilang mudah, dimana jaring yang telah dirangkai tadi ditenggelamkan di dasar sungai atau kawasan yang tergenang banjir tadi selama beberapa menit.
Setelah terlihat ada riak pertanda ikan berkumpul, perlahan tali pengikat jaring tadi diangkat seiring pergerakan ikan.
Jika dalam kondisi mujur ikan yang terjebak jumlahnya bisa banyak ataupun sebaliknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/berbuaruaikan.jpg)