Pilpres 2024

Respon Anies dan Ganjar Usai Diajak Ngopi atau Sarapan Pagi Oleh Gibran Pasca Pilpres 2024

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menanggapi ajakan Gibran Rakabuming Raka untuk sarapan pagi atau ngopi.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist/ Kolase Tribun Jambi
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menanggapi ajakan Gibran Rakabuming Raka untuk sarapan pagi atau ngopi. 

Anies Baswedan sebut silaturahmi yang diinginkan Gibran Rakabuming Raka sebaiknya proses Pemilu 2024 selesai, sementara Ganjar Pranowo ngaku belum dihubungi.

TRIBUNJAMBI.COM - Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menanggapi ajakan Gibran Rakabuming Raka untuk sarapan pagi atau ngopi.

Anies menyampaikan bahwa silaturahmi pada dasarnya sangat lah baik.

Namun menurutnya bahwa pertemuan itu sebaiknya dilakukan setelah seluruh proses tahapan Pemilu 2024 selesai.

Terlebih saat ini kata Anies Baswedan, KPU belum mengumumkan hasil final perhitungan suara di Pilpres 2024.

Hal itu diungkapkan Anies setelah Salat Jumat, di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024).

"Ya nanti saja kalau sudah beres semua," kata Anies.

Ganjar Pranowo: Belum Dihubungi

Sementara itu, Ganjar Pranowo mengaku belum dihubungi Gibran Rakabuming Raka yang berencana untuk sowan.

Ini tersebut disampaikan Ganjar saat berada di Gedung High End, Jakarta, Kamis (15/2/2024).

Baca juga: Prabowo Ingin Sowan, Gibran Ajak Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Ngopi atau Sarapan

Baca juga: Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Gibran di Tanjab Barat Tak Temukan Kejanggalan Pemilu

Baca juga: Anak Wali Kota Sungai Penuh dan Pj Bupati Kerinci Bersaing Ketat

"Belum, (Gibran) belum ngontak (menghubungi saya)," kata Ganjar.

Sebelumnya diberitakan, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming rencanakan bertemu dengan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Keinginan Prabowo itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

Tak hanya kedua paslon yang menjadi rivalnya di Pilpres 2024, Muzani juga menyampaikan Prabowo ingin bertemu sejumlah tokoh.

Komitmen itu disampaikan Prabowo ke Muzani seusai berziarah ke makam pendiri perintis taklim betawi, Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi atau Habib Kwitang pada Jumat (16/2/2024).

"Baru saja juga beliau menyampaikan akan mendatangi beberapa tokoh yang juga tidak mendukung beliau," ucap Muzani seusai menemani Prabowo ziarah ke makam Habib Kwitang di di Jalan Kembang VI, Kwitang, Jakarta Pusat pada Jumat (16/2/2024).

Menurutnya, komunikasi dengan pihak kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud sudah mulai terjalin. Namun, ia tidak menampik bahwasanya komunikasi yang dilakukan masih dalam tahapan awal.

"Komunikasi kami dengan partai-partai di luar koalisi sudah mulai terjalin, meskipun baru tahap awal dan komunikasi itu insya Allah akan terus kita lakukan dengan teman-teman yang ada di pihak 01 dan 03," ucapnya.

Baca juga: Perolehan Suara PDIP dan Golkar Selisih Hampir 1 Persen, Ini 7 Besar Parpol untuk DPR RI Dapil Jambi

Lebih lanjut, Muzani menambahkan Prabowo juga telah meminta kepada jajarannya untuk terus melakukan komunikasi kepada pihak-pihak yang sebelumnya tak mendukung Prabowo-Gibran.

"Pak Prabowo juga meminta kepada kami untuk terus berkomunikasi dengan para pemimpin partai politik dan kekuatan-kekuatan yang kemarin tidak mendukung beliau," pungkasnya.

Terpisah, Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka menunggu waktu lawan politiknya yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD bertemu.

Gibran bersama Prabowo Subianto kini unggul dalam Pilpres 2024 berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count berbagai lembagai survei.

Namun demikian, Gibran mengaku masih menunggu kesempatan untuk bisa menemui senior-seniornya tersebut.

"Ya nanti kalau beliau-beliau sudah memberikan kesempatan untuk saya sowan nggeh," ujar Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (16/2/2024).

Ditanya apakah dirinya selalu menjalin komunikasi dengan kedua Paslon lawan, Gibran Rakabuming Raka menegaskan selalu membuka komunikasi dengan siapapun.

"Saya sudah buka komunikasi ke siapapun. Saya kan nggak pernah menutup komunikasi," sambungnya.

Wali Kota Solo itu pun sampai saat ini mengaku masih menunggu kelonggaran waktu kedua Paslon lawan untuk bisa bertemu.

"Ya nunggu beliau-beliau longgar dulu," ungkapnya.

Lebih lanjut, usai keluarnya hasil hitung cepat Pilpres 2024.

Gibran mengaku belum sempat berkomunikasi dengan dua Paslon lainnya.

Baca juga: 9 Kecurangan Pilpres 2024 Temuan Timnas Anies-Muhaimin - Penggelembungan Suara hingga Politik Uang

Ia sangat berharap bisa bertemu dan mengobrol dalam waktu dekat ini, baik hanya untuk berbincang, maupun sarapan atau ngopi bersama.

"Ya untuk komunikasi memang belum. Tapi saya sangat berharap ya dalam waktu dekat bisa ngobrol-ngobrol santai saja. Sarapan pagi atau ngopi-ngopi ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto melakukan silaturahim dengan Habib Ali bin Habib Abdurrahman bin Muhammad bin Ali Al Habsy atau cicit Habib Kwitang di Jalan Kembang VI, Kwitang, Jakarta Pusat pada Jumat (16/2/2024).

Prabowo mengawali kedatangannya disambut oleh Habib Ali Kwitang. Seusai bersalaman, Eks Danjen Kopassus itu langsung berziarah menuju makam mendiang dari perintis taklim di tanah betawi tersebut.

Diketahui, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dalam hitung cepat atau quick count Pemilu 2024 yang digelar sejumlah lembaga survei.

Satu di antaranya yakni Litbang Kompas.

Data quick count Litbang Kompas menunjukkan perolehan suara pasangan nomor urut 02 itu mengungguli dua paslon lainnya.

Prabowo-Gibran unggul dengan 58,45 persen, sedangkan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, masing-masing mendapatkan 25,23 persen dan 16,32 persen.

Di satu sisi, proses rekapitulasi suara berjenjang terus dilakukan KPU. Mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.

Sehingga kegiatan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar atau selama 35 hari.

Hal itu disampaikan anggota KPU Idham Holik pada Jumat (16/2/2024).

Idham menegaskan aturan itu tertuang dalam Pasal 393 sampai dengan Pasal 409 dalam UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu.

Pun juga terlampir dalam Lampiran I peraturan KPU (PKPU) 5/2024.

"Dalam pelaksanaan rekapitulasi tersebut, PPK secara satu per satu membacakan dokumen formulir Model C Hasil yang diambil dari kotak suara tersegel."

"Sampai seluruh TPS (tempat pemungutan suara) dalam wilayah kerja semuanya selesai dibacakan dan di-input ke dalam formulir Model D Hasil beserta lampirannya," kata Idham.

Idham juga menjelaskan ihwal proses penghitungan suara dilakukan secara berurutan dimulai dari surat suara presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

"Pasal 52 ayat 2 PKPU No 25 Tahun 2023. Penghitungan suara sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dapat dilakukan secara berurutan dimulai," jelas Idham.

Rocky Gerung Tantang Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

Pengamat Politik, Rocky Gerung menantang pasangan capres-cawapres Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud berani menolak hasil Pemilu 2024.

Bahkan kata dia, penolakan itu harus dilakukan secepatnya.

Tantangan itu disampaikan Rocky Gerung dalam tayangan program Rosi di Kompas TV, Kamis (15/2/2024).

Baca juga: Renungan Harian Kristen 17 Februari 2024 - Hidup sebagai Seorang Utusan

Rocky Gerung meminta kepada kedua pasangan itu agar sampaikan ke publik atas penolakan mereka.

“Kita mau tuntut, dua pasangan ini, datang dong ke publik, katakan bahwa memang itu curang. Maka kami menolak hasilnya, bukan nunggu hasil akhirnya nanti,” ujar Rocky.

Menurut Rocky Gerung, jika Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud tidak segera melakukan itu maka ada beberapa kemungkinan terjadi.

Hal yang dimungkinkan terjadi yakni adanya pihak-pihak yang justru diam-diam merapat ke kubu Prabowo-Gibran.

“Kalau nunggu hasil akhirnya negosiasi sudah panjang, itu sudah ada bocor halus ke Ganjar atau bocor gede ke Anies, lalu transaksi kecil-kecil. NasDem pasti merasa, sudahlah, sudah kalah mending mendekatlah, kira-kira begitu kan.”

Bukan hanya NasDem, sambung Rocky, boleh jadi bocor alus untuk bergabung ke Prabowo-Gibran juga terjadi pada kader PDI Perjuangan.

“Demikian juga dengan beberapa (anggota) Fraksi PDIP yang nggak mau sprindiknya dikeluarin oleh Jokowi dalam satu semester ini kan, kan tetap kita mesti hitung,” kata Rocky.

Hasil hitung cepat Litbang KOMPAS TV Kamis, 15 Februari 2024, pukul 21.19 WIB.

Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan dukungan suara 25,32 persen, kemudian Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming 58,47 persen, sedangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 16,21 persen.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Serentak Besok KPU Batanghari Gelar Pleno Rekapitulasi Surat Suara

Baca juga: Download Game Minecraft V1.20.60 MOD APK Combo, Full Diamond +99999 dan Item Lengkap

Baca juga: Polresta Jambi Sebut Tak Ada Laporan Money Politic Dalam Kasus Keributan di TPS 23

Baca juga: Prabowo Ingin Sowan, Gibran Ajak Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Ngopi atau Sarapan

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved