Khazanah Islam

Puasa Syaban Boleh Dikerjakan Sebulan Penuh, Ini Niat dan Keutamaannya

Umat Muslim kini menyambut bulan Syaban setelah berakhirnya bulan Rajab.

Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
ist
syaban 

Artinya: "Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah" (HR. Abu Daud no. 2357, hasan).

Seperti yang dipraktikkan Rasulullah, doa buka puasa tersebut diucapkan setelah membatalkan puasa.

Adapun saat makan dan minum untuk membatalkan puasa, cukup membaca basmalah. Setelah hilang dahaga, barulah kita mengamalkan doa di atas.

Keutamaan Puasa Nisfu Syaban

Terdapat beberapa keutamaan puasa Nisfu Syaban yang perlu diketahui, di antaranya:

1. Mendapat syafaat Rasulullah SAW

Syafaat Rasulullah SAW adalah sebuah anugerah dan pertolongan dari Allah SWT yang diberikan kepada para hambanya supaya terhindar dari siksaan neraka.

Syekh Nawawi al-Bantani berkata:

وَالثَّانِي عَشَرَ صَوْمُ شَعْبَانَ، لِحُبِّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَهُ. فَمَنْ صَامَهُ نَالَ شَفَاعَتَهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: "Puasa sunah yang kedua belas adalah puasa Syaban karena kecintaan Rasulullah SAW terhadapnya. Karenanya siapa saja yang memuasainya, maka ia akan mendapat syafaat beliau di hari kiamat."

2. Ibadah puasa yang dikerjakan masuk ke laporan amal

Pada malam Nisfu Syaban, malaikat pencatat amal yaitu Raqib dan Atid sedang sibuk melaporkan catatan amalan manusia kepada Allah SWT.

عن أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ، قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنَ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ. قَالَ: ذَاكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ. (رواه النسائي وأبو داود وابن خزيمة. صحيح)

Artinya: "Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid RA: Aku berkata: 'Wahai Rasulullah, saya tidak pernah melihat Anda berpuasa satu bulan dari berbagai bulan sebagaimana puasa Anda dari bulan Syaban.' Beliau menjawab: 'Syaban itu bulan yang dilupakan manusia di antara Rajab dan Ramadhan."

"Syaban adalah bulan yang di dalamnya amal-amal dilaporkan kepada Allah, maka aku senang amalku dilaporkan sementara aku sedang salam kondisi berpuasa." (HR An-Nasai, Abu Dawud, dan Ibnu Khuzaimah)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved