LIPUTAN KHUSUS
Kesepakatan Politik Caleg dan Warga Desa Batal
"Itu sudah dibatalkan, karena setelah kesepakatan, kita koordinasi dengan panwascam (panitia pengawas kecamatan). Mereka bilang, itu tidak bagus...
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
"Ya nanti kita klarifikasi terlebih dahulu," imbuhnya. (zak)
Pemilih Tunggu Uang
Fenomena politik uang atau money politics ternyata malah ditunggu sebagian orang.
Kondisi itu terjadi di Kerinci menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada 14 Februari.
Kepada Tribun Jambi, beberapa warga di Kabupaten Kerinci menuturkan akan memilih calon legislatif (caleg) yang memiliki hubungan emosional.
Jika tidak ada, maka akan memilih calon yang bersedia memberikan sejumlah uang.
"Kito masih nunggu calon mana yang akan memberikan uang," ujar warga yang meminta namannya tidak dituliskan, Kamis (8/2).
Biasanya, kata dia, banyak caleg DPRD kabupaten yang mengaku akan memberikan uang.
"Untuk DPRD kabupaten biasanya banyak yang datang. Nanti kita memilih siapa yang lebih banyak memberikan, atau di antara caleg yang memberikan uang kita akan pilih yang dekat dengan kita," ujarnya.
Begitu juga untuk calon DPRD provinsi dan DPR RI. Dia mengatakan akan memilih calon yang akan memberikan sejumlah uang.
"Yang jarang ada calon memberikan uang itu caleg DPR RI. Kalau tidak ada calon yang memberikan tentu kita akan pilih yang kita kenal," jelasnya.
"Biasanya besar uang yang diberikan caleg yakni Rp50 ribu sampai Rp150 ribu per orang," tambahnya.
Sementara itu, seorang tim sukses caleg DPRD provinsi di Kerinci, menuturkan dalam praktiknya nanti akan mendata calon pemilih terlebih dahulu.
"Setelah pendataan dilakukan, maka uang yang akan kita berikan kepada para pemilih yang telah terdata tersebut. Yang kita berikan nanti sudah ada nama-namanya, dengan cara mereka memberikan fotokopi KTP terlebih dahulu untuk memastikan," sebutnya.
Hal senada diungkapkan seorang timses caleg DPR RI. Mereka juga mengumpulkan fotokopi KTP pemilih.
liputan khusus
Pilpres 2024
Mata Lokal Memilih
politik uang
money politics
Tribunjambi.com
calon legislatif
| Warga 4 Daerah Tolak Pembangunan Stockpile Batu Bara PT SAS di Aur Duri Kota Jambi, Hanya Sejengkal |
|
|---|
| Raffi Tak Jadi Operasi Plastik, Anak di Jambi Kena Stevens-Johnson Syndrome, Virus Tak Masuk Daging |
|
|---|
| Ketua DPRD Kota Jambi Minta Wako Panggil Dokter Puskesmas dan Kadis, Anak Kena Sindrom Langka |
|
|---|
| Ustaz Agus Nyaris Menangis Lihat Kondisi Anak di Jambi Kena Sindrom Langka Kulit Mengelupas |
|
|---|
| Anak di Jambi Kena Sindrom Langka, Kulit Raffi Lepas Jika Tidur di Kasur, Terpaksa Alas Daun Pisang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/politik-uang_20180618_182511.jpg)