Berita Viral
Viral Bocah SMP Nekat Jadi Polisi Gadungan, Pakai Seragam dan Pangkat Lengkap
Pada video tersebut tampak DAP mengenakan seragam Polri berwarna cokelat dengan tanda pangkat.
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Viral di sosial media seorang bocah SMP menyamar menjadi polisi gadungan.
Bocah SMP yang menyamar jadi polisi di Kendari, Sulawesi Tenggara itu berinisial DAP.
DAP yang berusia 15 tahun itu ditangkap usai ketahuan jadi polisi gadungan.
Video penangkapan DAP itu langsung viral di sosial media.
Pada video tersebut tampak DAP mengenakan seragam Polri berwarna cokelat dengan tanda pangkat.
Saat ditangkap DAP diapit Kanit Perintis Sabhara Polda Sultra, IPDA Toyo, Bersama dua personel kepolisian berseragam.
Baca juga: Sinopsis Doctor Slump Episode 5, Saling Merindukan
Baca juga: Viral Curhat Istri Anggota TNI Dikunci dari Luar Rumah saat Suaminya Kerja: Aku Kayak Orang Gila
Baca juga: Profil Hasyim Asyari, Ketua KPU Diberi Peringatan Keras Oleh DKPP Buntut Terima Pendaftaran Gibran
“Pada hari Minggu tanggal 4 Januari, kami mengamankan satu orang warga sipil yang mengaku menjadi anggota Polri,” kata Ipda Toyo dalam rekaman video viral tersebut.
DAP ditangkap tim Sabhara Polda Sultra dan sudah diamankan di Polsek Mandonga, Kota Kendari.
“Setelah kami mendapat laporan kami langsung menuju ke lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Menurut Ipda Toyo, setelah dilakukan pemeriksaan sosok polisi gadungan tersebut ternyata seorang pelajar SMP.
DAP merupakan pelajar kelas tiga (kelas sembilan) salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Kendari, Provinsi Sultra.
“Ternyata ia seorang warga sipil dan merupakan pelajar kelas tiga SMP,” ujarnya.
Kasus polisi gadungan di Lampung juga sempat viral di sosial media.
Seorang mantan office boy nekat jadi polisi gadungan hingga viral di media sosial.

Aksi mantan office boy (OB) mengaku jadi polisi lalu memikat 10 wanita untuk dijadikan pacar. Semuanya tertipu hingga pelaku bawa 10 motor korbannya.
Mantan office boy (OB) ini bisa dijuluki the real penjahat wanita.
Bagaimana tidak, dengan mudahnya dia memikat 10 wanita sekaligus dan menipu mereka.
Modus jadi intel gadungan, mantan OB ini mampu membawa kabur 10 motor milik 10 wanita yang dipacarinya tersebut.
OB tersebut mengaku menjadi anggota polisi dan menggadaikan sepuluh motor wanita yang ia kencani.
Kepala Polsek Sukarame Komisaris Polisi Warsito mengatakan, pelaku bernama Iwan Setiawan (30), warga Kabupaten Lampung Timur.
"Pelaku kami tangkap berdasarkan laporan salah seorang wanita yang menjadi korban penipuan," kata Warsito saat dihubungi, Rabu (17/1/2024) pagi.
Berdasarkan hasil penyelidikan, rupanya tidak hanya satu wanita yang menjadi korban penipuan pelaku, tetapi mencapai 10 orang.
"Dan semua mengalami modus yang sama," kata dia.
Modus yang dilancarkan pelaku adalah mengaku sebagai anggota kepolisian dan berdinas di Polda Lampung.
Pelaku kemudian berkenalan dengan para korban secara acak di media sosial.
Agar korban percaya, pelaku menggunggah videonya yang mengenakan kaus biru beremblem logo dan teks "Polri".
"Dia mengaku polisi, dan juga mengaku personel Resmob hingga Intel," kata Warsito.
Setelah menjalin komunikasi dengan para korban, dan bertemu beberapa kali, pelaku meminjam uang dan sepeda motor korban.
Supaya mendapatkan kepercayaan, pelaku mengaku ingin menjalin hubungan asmara yang serius dengan para korban.
"Setelah sepeda motor para korban dikuasai, sepeda motor itu digadaikannya," kata Warsito.
Total sepeda motor yang diambil pelaku mencapai 10 unit dan uang sebanyak Rp 25 juta.
"Pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUHP dan ancaman pidana selama empat tahun penjara," kata dia.
Nasib Bocah 11 Tahun Ditendang Sekdes, Niat Bantu Ambil Layangan Nyangkut Malah Dituding Mencuri |
![]() |
---|
Sosok Salsa Bikin Ahmad Sahroni Ciut Ditantang Debat Soal Gaji DPR, Mahasiwa Prestasi di UGM |
![]() |
---|
Habis Immanuel Ebenezer Disindir Prabowo: Pakai Baju Oranye, Apakah Tidak Ingat Istri dan Anak? |
![]() |
---|
Mahfud MD Singgung Kejanggalan KPK Soal Penangkapan Immanuel Ebenezer: Tidak Sesusai Defenisi Hukum |
![]() |
---|
Alasan Bripda MA Lempar Helm ke Pelajar SMK hingga Koma dan Kepala Pecah, Akui Reflek Saat Razia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.